oleh

Maradona: Messi Jangan Dimanjakan

Jakarta, CNN Indonesia ‐‐ Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, mengkritik pihak yang membela Lionel Messi usai kekalahan Tim Tango dari Chile di final Copa America 2015. Maradona mengatakan, Messi tidak butuh perlindungan.

Pilihan Redaksi
Tak Ada Pelatih Juara yang Bertahan di Real Madrid
Alasan Liverpool Harus Dapatkan Ibrahimovic
Tepat Satu Tahun Pasca Gol Bersejarah, Goetze Kian Terbuang
Messi menuai banyak kritikan setelah Argentina dikalahkan Chile lewat drama adu penalti pada final Copa America, 4 Juli lalu. Penampilan penyerang 28 tahun itu bersama Argentina berbeda 180 derajat dari ketika memperkuat Barcelona.

Setelah meraih treble bersama Barcelona, Messi justru tampil melempem di Copa America 2015 dengan hanya mencetak satu gol dari enam pertandingan.

Maradona sempat memuji Messi sebagai pemain ‘Fenomenal’. Namun, penyerang yang mengantarkan Argentina juara Piala Dunia 1986 itu menganggap Messi pantas mendapatkan kritikan.

“Kami punya pemain terbaik di dunia, yang bisa mencetak empat gol melawan Real Sociedad, dan datang memperkuat Argentina tanpa mampu menguasai bola. Anda pasti bertanya, ‘Apa kamu orang Argentina atau Swedia?’,” ujar Maradona kepada Ole.

“Orang-orang harus berhenti memanjakan Messi. Dia harus diperlakukan seperti pemain lainnya ketika memperkuat Argentina. Seperti pemain terbaik dunia lainnya, untuk kebaikan Argentina. Jangan anggap ini sebagai drama.”

Maradona mendukung orang yang memberikan kritikan terhadap Messi. Mantan pemain Napoli itu juga kesal dengan ada pihak yang mendukung Messi untuk rehat sejenak dari timnas Argentina.

“Kritikan itu untuk meningkatkan permainan Messi. Ada survei mengenai apakah Messi harusnya berhenti memperkuat Argentina atau tidak, itu sudah pembahasan yang berbeda,” tegas Maradona.

Messi hingga kini belum mampu memberikan Argentina gelar juara, setelah kalah di final Copa America 2007 dan 2015, serta Piala Dunia 2014. Sementara bersama Barcelona, Messi sudah memenangi segalanya.(sumber CNN)

Komentar