Home Daerah Mangkirnya Kadis PU pada Sidang DPRD, Ini tanggapan Walikota.

Mangkirnya Kadis PU pada Sidang DPRD, Ini tanggapan Walikota.

825
0
SHARE
Foto : Istimewa

KUPANG, Terasntt.com — Tiga kali mangkirnya Kadis PU, Beni Sain dan stafnya pada sidang DPRD Kota Kupang membuat Walikota Kupang, Jonas Salean berang. Ia memberikan teguran keras secara tertulis kepada mereka sesuai dengan kewenangannya, Kamis, (22/6/2017).

Jonas mengatakan, kendati dengan kondisi Beni Sain yang kurang sehat bukan berarti terus mengabaikan sidang, seharusnya ada pemberitahuan.

Jonas mengatakan, akibat sikapnya tersebut, secara administrasi akan dikenakan sangsi berupa teguran tertulis.

” Mengingat masa jabatan saya tinggal beberapa bulan, maka saya hanya akan memberikan sanksi berupa teguran tertulis,” ujar Jonas.

Jonas mengaku, dirinya telah memerintahkan Sekreraris Daerah (Sekda) agar segera berkoordinasi dengan Dewan. Hal ini segera dilakukan agar menghindari kesan ada anggapan Dewan dilecehkan.

” Saya juga perintahkann agar segera keluarkann surat teguran bagi pejabat lain di dinas tersebut,” tegas Jonas.

Ia mengungkapkan, dirinya memeberikan surat teguran tersebut karena erat kaitan dengan kebutuhan rakyat yang dibahhas oleh Dewan, terutama untuk menindaklanjuti temuan BPK perwakilan NTT soal penerimaan sewa alat berat ke pihak rekanan milik pemerintah kota yang dikelolah oleh Dinas PU.

Apalagi lanjut Jonas, terkait temuan tersebut, masih ada dana Rp 500 juta yang belum di setor dan juga bagi pihak yang menandatangani pernyataan untuk segera melunasinya agar bisa dipertanggungjawabkan.

Sebenarnya, lanjut Jonas, untuk menyewa alat tersebut, seharusnya SOP. Pasalnya untuk menyewa alat berat tersebut per jamnya dikenakan 600- an ribu rupiah.

” Bayangkan saja seandainya 24 jam jumlah sewanya, itu Belum lagi terhitung biaya sewa walas untuk tutup jalan lapen yang berlumbang yang dilakukan oleh rekanan harus ada perjanjiannya, sebab itu merupakan pungutan daerah yang sudah ada Perdanya,” demikian Jonas. (raf)

Berikan Komentar Anda.