Home Pariwisata Makin Berkembang Penanaman Modal pada Jasa Perhotelan

Makin Berkembang Penanaman Modal pada Jasa Perhotelan

988
0
SHARE
Foto : Herman Henuk

KUPANG, Terasntt.com — Perusahaan swasta yang bergerak di bidang jasa Perhotelan makin berkembang. Akhir – akhir ini para investor berlomba – lomba berinvestasi pada sektor Pariwisata terutama jasa Perhotelan di Kota Kupang.

Demikian kata Walikota Kupang, Jonas Salean saat membuka kegiatan sosialisasi laporan kegiatan penanaman modal di Hotel Amaris Kupang, Kamis (12/5:2016).

Menurut Salean sektor usaha jasa yang paling berkembang adalah pariwisata dengan pembangunan hotel-hotel berbintang dan restoran yang mampu menyerap 90 persen tenaga kerja lokal NTT. Usaha jasa tersebut telah memberikan tambahan investasi yang mendongkrak kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kupang.

” Penanaman modal di Kota Kupang paling besar itu di sektor jasa pariwisata, makin banyak pembangunan hotel berbintang dan restoran telah membawa dampak positif bagi Kota Kupang, dari sektor jasa ini terserap 90 persen tenaga kerja lokal NTT, dan PAD Kota Kupang naik drastis dari penambahan investasi sektor jasa pariwisata,” tegasnya.

Salean menjelaskan, bahwa untuk mempersiapkan iklim investasi yang baik maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan memprioritaskan peningkatan pelayanan publik melalui perijinan pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Kupang, sebab perijinan sangat penting untuk pengelolaan sebuah usaha serta terus meningkatkan penyediaan air bersih, infrastruktur dan penerangan jalan di Kota Kupang yang menjadi titik fokus pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.

” Perijinan lewat BPPT Kota Kupang tetap berjalan sesuai kontrol agar usaha dapat tercapai secara baik. Ini salah satu upaya Pemkot untuk memperlancar iklim investasi di Kota Kupang. Perijinan ini sangat penting sehingga kita wajib menatanya secara baik, dan Pemkot kupang tetap fokus pada persoalan air bersih, infrastruktur jalan dan penerangan jalan sebagai tujuan utama pembangunan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Kupang,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi LKPM ini dilaksanakan oleh Badan koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPM) NTT dan diikuti beberapa daerah yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua dan Kabupaten Alor serta kalangan pengusaha dan staf BKPM NTT dengan narasumber nasional, Wahriyanto selaku Kepala seksi (kasie) sektor tersier wilayah Bali, NTB dan NTT inspektorat wilayah 4 penanaman modal nasional. (her)

Berikan Komentar Anda.