by

Lurah Nunleu Himbau Warga Wasapada Banjir dan Longsor

Kupang, – Terasntt.com – Lurah Nunleu, Kecamaan Kota Raja, Vecki Therik menghimabau masyarakat di wilayahnya agar selalu waspada terhadap banjir dan bencana tanah longsor.

“Dengan intensitas hujan seperti ini, biasanya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti longsor dan banjir, untuk itu, saya himbau masyarakat agar selalu waspada,” ujarnya saat ditemui di ruangan kerjanya, selasa (23/1/2018).

Therik mengatakan, salah satu penyebab terjadinya banjir adalah kurangnya perhatian warga terhadap lingkungan. Drainase yang ada dibiarkan penuh dengan sampah, akibanya, aliran air tersumbat dan meluap ke jalan-jalan.

Perihal ini, Kata Therik, pihak kelurahan sudah berusaha serutin mungkin membersihkan, namun saat terjadi hujan, aliran air akan membawa kembali sampah baru, seharusnya masyarakat yang melihat hal ini, mempunyai inisiatif untuk mengangkutnya, atau setidaknya menyampaikan kepada kelurahan atau RT/RW setempat.

“Sehingga peran serta masyarakat sangat dibutuhkan,” sebutnya.

Selain itu, Therik mengajak masyarakat agar selalu melaporkan begitu ada bencana longsor ataupun banjir, sehingga pihak keluarahan bisa menyampaikannnya ke Dinas terkait agar bisa diatasi.

Vecky menuturkan, tanggal 1 Januari 2018 lalu terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan 10 rumah di wilayah Nunleu mengalami rusak. Dan kejadian tersebut telah ditindaklanjuti secara cepat dengan berkoordinasi dengan Dinsos dan BPBD sehingga Dinsos langsung menindaklanjuti dengan memurunkan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung iyu.

“Kejadin bencana longsor juga terjadi pada tanggal 8 Januari 2018 diwiayah RT 11.dan begitu dilaporkan ke kami dan kami langsung berkoordinasi dengan Dinsos dan BPBD dengan cepat langsung menindaklanjutinyanya,” ungkap Vecky.

Untuk itu Vecky berharap melalui himbauan tersebut, masyarakat diharapkan terap waspada dan menjaga lingkungan, karena bencana akan terjadi kapanpun tanpa diprediksi. (raf)

Comment

Berita Terbaru