oleh

Lucius : Kepmendagri Jangan Terburu – Buru Menetapkan & Melantik Wabup Ende Terpilih

Kupang, teras-ntt.com — Temuan ketidaklengkapan rekomendasi  4 Parpol yang menyokong kemenangan Erik Rede dalam proses Pilwabup Ende tak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada upaya lanjutan untuk menyelidiki kemungkinan terjadinya praktek-praktek menyimpang seperti membeli dukungan anggota DPRD dengan uang oleh kandidat.

Demikian tegas Pengamat Politik Nasional Lucius Karus kepada teras-ntt.com lewat pesan WhatsApp, Rabu (17/11/2021) petang.

Karena itu, lanjut Lucius  Kepmendagri diminta untuk tidak terburu-buru menetapkan hingga melantik wakil bupati terpilih. Kepmendagri jangan sampai mengabaikan cacat administratif yang terungkap dari 4 partai pemilik kursi di DPRD Ende. 

Menurutnya Kemendagri  bisa meminta waktu untuk menyelidiki dugaan ketidakpatutan yang terjadi dalam proses pemilihan wakil bupati oleh DPRD. Mulai dari dugaan penggunaan uang hingga yang jelas-jelas terungkap adalah cacat administratif berupa ketidaklengkapan surat rekomendasi 4 parpol pendukung. 

” Jadi jangan buru-buru melantik Erik dulu. Pastikan ia terpilih secara benar dan jujur agar legitimasinya kuat sebagai pemimpin. Penundaan juga akan memberikan peluang bagi DPRD untuk membuktikan integritas suara mereka. Ende memang membutuhkan figur untuk posisi Wakil bupati, tetapi wakil bupati yang ditunggu-tunggu tentu bukanlah sosok orang yang menghalalkan segala cara agar bisa mendapatkan kursi itu. Ia haruslah figur teladan yang meraih jabatan dengan integritas yang tinggi. Hanya dengan mengadakan penyelidikan atas proses pemilihan yang diduga cacat itu, Ende akan menyambut wakil bupati mereka yang sekaligus merupakan figur teladan karena kejujurannya,” kata Lucius.(mas)

Komentar