Home Humaniora LKP3 – Panitia & Wawali Bahas Penyelenggaraan Pesparani Nasional

LKP3 – Panitia & Wawali Bahas Penyelenggaraan Pesparani Nasional

181
0
SHARE

Pertemuan LKP3 – Panitia & Wawali Bahas Penyelenggaraan Pesparani Nasional di Kupang (foto fidel nogor)

Kupang, teras-ntt.com — Ketua LP3K NTT, Frans Salem bersama ketua Pesparani Propinsi NTT, Sinun Petrus Manuk bersama pantia tingkat provinsi dan nasional menemui Wakil Walikota, Herman Man di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2020). Pertemuan tersebut membahas berbagai persiapan pelaksanaan Pesparani tingkat Provinsi NTT maupun tingkat Nasional 28 Oktober – 1 November 2020 mendatang.

Hal – hal urgen yang dibahas pada kempatan itu terkait penginapan dan hotel untuk menerima tamu pesparani tingkat provinsi tangal 14 – 17 Mei 2020 sekitar 3000 orang dan tibgkat nasional diperkirakan mencapai 12.000 orang.

Hal lain yang juga dibahas adalah akses jalan menuju venue – vanue lomba, lampu jalan, kesiapan destinasi wisata yang bakal dikunjungi peserta, UMKM kuliner lokal, souvernier selain masalah keamanan dan semarak kota jelang pesparani.

Demikian beberapa point ini disampaikan Frans Salem dan Sinun Petrus Manuk kepada Wakil Walikota Herman dan jajarannya dalam rapat tersebut.

Frans Salem juga menegaskan, bahwa menyambut Pesparani NTT dan Nasioanal di Kota Kupang, juga akan digelar Lomba “Kelurahan Pesparani” tingkat Kota Kupang.

” Lomba Kelurahan Pesparani adalah bagian dari strategi pelibatan warga kota dalam memeriahkan pelaksanaa pesparani terutama kelurahan – kelurahan yang menjadi pintu masuk peserta baik dari laut, darat maupun udara. Juga kelurahan yang menjadi lokasi pegelaran dan venue pesparani yakni di GOR, Gereja Paulus, Aula Eltari, Gereja Asumptha serta pintu masuk Bandara Eltari, Pelabuhan Tenau, Bolok dan Lasiana arah timur Kota Kupang,” ujar Salem

Menanggapi hal tersebut, Herman Man mengatakan, Kota Kupang siap menjadi tuan rumah yang baik dan siap menyukseskan Pesparani NTT dan Nasional

Sebagai Event Rohani yang berskala propinsi dan nasional, pelaksanaan pesparani ini katanya, menjadi momentum emas untuk mempromosikan Kota Kupang sebagai kota yang ramah dan layak menjadi tuan rumah pagelaran event nasional

Pesparani juga menjadi ajang sangat strategis untuk peningkatan ekonomi Kota Kupang karena pada saat yang bersamaan akan didatangi lebih dari 15.000 orang tamu dari luar NTT dalam tahun 2020.

” Ini jadi memontum emas kita. Kami berterimakasih dan siap menjadi tuan rumah untuk suskeskan acara ini,” tegasnya

Menurutnya, saat ini Kota Kupang didukung 67 hotel berbintang dan melati, 41 penginapan (homestay) juga ribuan kamar yang nyaman dan layak huni dengan total tempat tidur bisa mencapai 8000 bed.

” Nah Ini bisa dimaksimalkan. Kita akan koordinasi dengan semua pengusaha hotel, resto pengusaha kuliner dan usaha jasa pariwisata lainnya untuk menyambut ribuan tetamu kita ini,” ungkapnya

Terhadap strategi panitia menyemarakan kota Kupang melalui lomba “Kelurahan Pesparani” wakil walikota Herman Man menyanggupinaya dan siap mensosialisaiskan hal tersebut kepada seluruh warga kota

Pada kesempatan itu juga, dia langsung memerintahkan kadis PU Kota Kupang untuk membereskan jalan – jalan kota, juga lampu – lampu jalan yang masih macet tetutama di jalan protokol dan di lokasi venue pegaleran lomba.

Panitia Pesparani yang hadir pada pertemuan tersebut antara lain, Romo Dus Bone, panitia yang juga Anggota DPRD Kota Kupang Ewalde Taek dan Yuvensius Tukung serta Fidelis Nogor bidang promosi dan publikasi.(m45)

Berikan Komentar Anda.