oleh

Libatkan Masyarakat, Optimalkan Obyek Wisata

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe

Oelamasi, teras-ntt.com — Banyak obyek wisata di Kabupaten Kupang belum dikelola secara maksimal. Jika dikelola dengan baik bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

” Kalau saya begini, obyek wisata kita banyak sekarang tinggal kepekaan kita. Ada tiga unsur yang harus peka di situ, yang paling pertama pemerintah setempat desa atau kelurahan, yang kedua adalah masyarakat dan ketiga adalah bagaimana mengatur atau merekayasa daerah wisata itu,” kata wakil Bupati Kupang Jerry Manafe usai mengikuti upacara Peringatan HUT RI ke 75 di halaman kantor bupati di Oelamasi, Senin (17/8/2020).

Contohnya, kata Jerry kenapa saya bilang pemerintah setempat, karena tidak semua berharap dari APBD atau DAK atau APBN tapi juga harus ada dari dana desa yang masuk.

” Dana desa kalau dia masuk sedikit saja sudah akan tersentu. Juga masyarakat setempat harus mendukung, jangan sampai hari ini bikin besok rusak. Jadi masyarakat harus mendukung program pariwisata ini. Dan yang berikut kita sendiri para pejabat dan seluruh masyarakat Kupang, kalau sudah orang buat kita harus datang sehingga betul – betul daerah itu menjadi hidup. Kalau ada daerah pariwisata tapi kalau kita tidak mau berkunjung juga sama saja, kan kasihan begitu,” tandasnya.

Tetapi lanjut Jerry daerah pariwisata itu diharapkan dari pemerintah setempat dan masyarakat harus membuat kuliner – kuliner khusus.

” Jadi ada makanan khusus di sana sehingga orang pergi dan menikmati itu. Tidak usah yabg bikin lebih – lebih, kalau di situ daerah pantai harus ada ikan, udang dan keping yang direbus tidak usah bikin yang aneh – aneh. Ada pisang rebus juga pisang bakar,” ujarnya.

Jerry mengatakan, bahwa banyak obyek wisata dengan viu yang bagus namun kelihatan kotor karena sampah yang tidak diatur seperti ke wisata alam di wilayah Amfoang dan ini adalah tanggung jawab pemerintah setempat, kepala desa dan masyarakat harus melihat itu jangan segan – segan Tegus pengunjung yang membuah sampah sembarang.

” Orang yang yang datang atau berkunjung ke obyek wisata itu tapi meninggalkan kotoran atau sampah…tidak boleh,” ujarnya.(mas)

Komentar

Berita Terbaru