oleh

Lestarikan Kesenian, UPTD Taman Budaya NTT Gelar Workshop

UPTD Taman Budaya NTT Gelar Workshop Kesenian

Kupang, teras-ntt.com — UPTD Taman Budaya NTT menggelar workshop seni (musik, tari, teater, dan lukis) tingkat pelajar dan seniman se-NTT tahun 2020 secara virtual. Ini salah satu upaya melestarikan kesenian di NTT.

Workshop seni (musik, tari, teater, dan lukis) yang mengusung tema “Workshop Inspiratif Menambah Wawasan Berkreasi di Era Baru Menuju NTT Bangkit, NTT Sejahtera ini bertempat di Gedung Pertunjukkan Indoor Taman Budaya sejak 14-17 September 2020.

Kegiatan ini menghadirkan empat orang pemateri yang adalah para seniman dengan bidang mereka masing-masing. Oni Krisnerwinto yang merupakan Direktur PT. Oni n Friends Composer dan Arranger Musik Director Indonesian Idol, Rising Star dan The Voice Indonesia, Jemy Neolaka, S.Sn , M.Sn (Koreografer Team Pragina Gong, Seniman Muda Indonesia), Jacky Lau (Seniman Rupa Ternama Kota Kupang), Piter Kembo (Sutradara Film Asal Kota Kupang), dan Isu Nisnoni (Seniman Muda NTT).

Kepala Taman Budaya NTT, Drs.Sofyan Koerniawan, MM , menerangkan dilaksanakannya workshop ini tidak lain sebagai salah satu program untuk melestarikan kesenian yang ada di NTT.

“ Sasaran utama saya adalah mensukseskan visi misi Bapak Gubernur NTT yaitu NTT Bangkit NTT Sejahtera di sektor pariwisata untuk mendukung destinasi wisata. Karena itu setiap minggu taman budaya akan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pagelaran seni budaya, ada hiburan, ada kegiatan peningkatan dan pelatihan seperti workshop seni ini. Ini memang tantangan besar tapi saya akan tetap semangat mau bekerja pasti akan bisa,” ungkap sosok yang akrab disapa Sofyan.

“ Harapan saya melalui workshop ini dapat meningkatkan pemeliharaan budaya leluhur, meningkatkan seni budaya yang benar. Tatanan budaya penting dimiliki agar jati diri kenegaraan tidak hilang dengan memiliki budaya, memiliki etika pribadi yang kuat. Saya yakin pemerintah NTT akan dukung dengan adanya program-program ini,” lanjutnya.

Menurutnya, semua pihak baik pemerintah maupun elemen terkait harus sama-sama bangkit apalagi menyangkut budaya.

Untuk itu, lanjutnya, workshop ini dilakukan guna melihat bagaimana perkembangan seni dan sejauh mana mereka menanggapi dengan apresiasi seni terutama untuk para seniman muda NTT.

Saat penutupan workshop seni ini, Piter Kembo salah satu seniman dalam bidang puisi, drama, kolosal, pantun dan film mengatakan, bahwa pengalamannya dalam beberapa hari kegiatan workshop ini, merasa bangga bahwa dari peserta workshop 120 orang, semua hadir berinterkasi memberikan kecemasan – kecemasan kemajuan seni di NTT.

“ Kami seniman di NTT cukup banyak tapi kami mati suri karena kita berkarya harus ke Jawa, ke Bali, daerah sendiri kita tinggalkan karena anggaran-anggaran untuk pengembangan dunia psikologis itu sendiri tidak ada jadi anak-anak perlu dilatih berpuisi yang baik, perlu dilatih berdrama yang baik sehingga ada klimaks kehidupannya berubah. Semoga melalui ini, kita bisa melihat siapa untuk apa, dia bisa di apa, sehingga kita bisa dimanfaatkan untuk daerah ini,” tuturnya.

UPTD Taman Budaya NTT Gelar Workshop Kesenian 

Ia menambahkan, kesan terindah bagi saya pada kemarin itu, ada berbagai anggota yang menekan segera ada upaya penyelamatan seni musik, tari, teater, serta beberapa unsur lainnya dalam kesenian NTT.

Workshop ini ditutup ketua TP PKK NTT yang juga anggota DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, Kamis (17/9/2020) pukul 17.00 WITA dan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta workshop seni kepada perwakilan masing-masing bidang.
Karya hasil workshop juga ditampilkan dalam satu bingkai pertunjukkan seni teater, musik dan lukis. (et)

Komentar

Berita Terbaru