oleh

Lestarikan Empat Pilar Kebangsaan

KUPANG, Terasntt.com —
Anggota MPR/DPR-RI Dr. Charles J Mesang mengingatkan warga di Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang agar tetap mempertahankan dan melesatrikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan. Masing – masing, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
Empat pilar dimaksud terkandung tradisi – tradisi positif yang diwarisakan para pendahulu.
“Seperti kerja sama, gotong – royong serta toleransi antar umat beragama dan ini perlu kita lestarikan bagi kita semua dan anak, cucu kita,” kata Charles Mesang ketika mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Gereja Betesda Sufa, desa setempat, Sabtu (11/7/2015).
Charles Mesang yang juga anggota Kmisi II DPR RI itu mengatakan, di era globalosasi saat ini nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, mulai pudar lantaran kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga pemerintah pusat, melalui MPR melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan terus menerus kepada seluruh lapisan masyarakat.
Dia menyebutkan, Empat Pilar Kebangsaan merupakan tonggak penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena di dalam Pancasila terdapat landasan atau dasar dari nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia yang sampai sekarang menjadi panutan.
Sedangkan UUD 1945, dijelaskannya, mengatur norma-norma atau sebagai aturan Hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
“NKRI adalah wilayah yang bangsa Indonesia tempati dari Sabang sampai Merauke, dari Sangir Talaut sampai Rote adalah harga mati untuk dijaga dan dipertahankan oleh seluruh lapisan masyarakat dan Bhinneka Tunggal Ika adalah sebagai lambang pemersatu Bangsa Indonesia yang beraneka ragam perbedaannya,” jelas Mesang didamping staf ahlinya Peter Nenohay, S.Pd, MM.Pd.
Sementera, Senator/Anggota DPD RI asal NTT Drs. Ibrahim Agustinus Medah mengatakan, para aparat pemerintah dan penyelenggara negara mesti lebih intens diberikan pemahaman yang lebih baik tentang Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara untuk meminimalisir tindakan koruptif yang merugikan masyarakat. “Selain sosialisasi itu dilakukan kepada masyarakat, sangat penting juga dilakukan bagi aparat kemanan kita untuk lebih tegas bersikap ketika muncul ancaman terhadap keutuhan Negara baik dari dalam maupun dari luar,” kata Medah dalam forum sosialisasi yang dimoderatori oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Jerry Manafe itu.
Pimpinan Jemaat Betesda Sufa Desa Fatukanutu, Pdt. Daud Tari mengatakan, Pancasila dan Agama adalah dua prinsip hidup manusia yang paralel, karena prinsip-prinsip Pancasila, merupakan juga prinsip-prinsip Agama sehingga jika menjalankan Agama dengan benar maka sama halnya dengan menjalankan Pancasila dengan benar pula.
Ia menyarankan agar, Penataran P4 yang dulu pernah dilakukan bagi siswa-siswi di sekolah kembali dimunculkan agar para generasi muda lebih dini memahami Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dan lebih mencintai bangsa Indonesia.
Sedangkan, Yohanis Ton warga setempat, mengatakan sangat urgen untuk membentuk Kelembagaan di Daerah guna mambantu MPR RI dalam mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan sehingga efektif sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Ia juga menyoroti masuknya generasi muda Indonesia dalam organisasi radikal seperti ISIS. “Itu terjadi karena faktor ekonomi yang menuntutnya bergabung dengan ISIS. Pemerintah mesti menyediakan lapangan-lapangan kerja untuk menampung generasi muda Indonesia,” katanya.***laurens leba tukan

Komentar