oleh

Lebu Raya Lantik Penjabat Bupati Ngada dan Manggarai

KUPANG, Terasntt.com — Setelah melantik penjabat Bupati Sumba Timur dan Manggarai Barat akhir bulan lalu, kini Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kembali, melantik Yohanes Tae dan Marius Ardu Jelamu sebagai penjabat bupati Ngada dan Ruteng di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin, (14/9/2015).
Tae dan Jelamu, menggantikan Marianus Sae – Palus Soliwoa dan Christian Rotok – Deno Kamilus yang telah mengakhiri masa jabatanya pada tanggal 14 Sepetember 2015.
Lebu Raya, mengatakan ada tiga tugas penjabat bupati yang harus dilakukan, yakni melanjutkan tugas pemerintahan dan pembangunan kemasyarakatan sehingga tidak ada kemandekan dalam tugas dan pelayanan kemasyarakatan. ” Penjabat bupati harus melanjutkan apa yang telah dilakukan pejabat lama hingga penetapan APBD induk dan menyiapkan pembahasan dan penetapan ABD 2016 yang harus tuntas pada bulan Desember 2015.” Katanya.
Selain itu, lanjut Lebu Raya membantu melancarkan pemilu kepala daerah (pilkada). Terkait itu, penjabat harus melakukan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak. Komunikasikan dana hiba Pemilukada supaya jangan terjadi hambata. Masa jabatan ini sesuai SK Mendagri hanya paling lama setahun dan selambat – lambatnya setelah pelantikan Bupati dan wakil bupati defenitif.
Mnenurut dia, tugas lain penjabat bupati adalah menjaga netralitas aparatur sipil negara dalam pemilukada ini. Penjabat harus bisa mengayomi semua pihak agar tidak boleh terjadi keributan dan tetap santun dan beretika. Hindari hal-hal yang negatif agar proses pemilukada bisa berjalan dengan baik.
Kemudian dalam kaitan dengan urusan APBD baik perubahan maupun APBD 2016 yang segera dibahas dan ditetapkan, Gubernur mengingatkan penjabat agar selalu membangun sinergi dengan provinsi dan pusat supaya tidak terjadi ketumpang- tindihan sehingga semuanya berjalan dengan baik.
“Saya minta semua masyarakat di kedua kabupaten untuk mendukung kedua penjabat ini. Jika ada masalah harus bisa diselesaikan dengan baik dengan membangun komunikasi yang baik pula,” tegasnya.
Lebu Raya mengatakan, proses untuk penetapan kedua penjabat bupati itu dilakukan sesuai aturan, yakni Gubernur mengajukan tiga nama ke Mendagri kemudian Mendagri menetapkan salah satunya untuk menduduki jabatan sebagai penjabat bupati.
“Ada yang tanya, kenapa pejabat eselon 2 yang ditetapkan menjadi Penjabat Bupati itu tidak diganti? . Perlu saya tegaskan, tidak ada pergantian, karena tugas mereka hanya beberapa bulan saja, jadi tidak perlu diganti,” tegasnya.
Untuk diketahui, kini Yohanes Tae Ruba masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan dan Marius Ardu Jelamu sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreaitif Propinsi NTT.(mas)

Komentar