by

Layani Masyarakat PDAM Kota Operasikan Tiga Sumur Bor

KUPANG, Terasntt.com — Akibat kemarau panjang sejan November 2016 tiga Sumur Bor milik PDAM Kota Kupang ditutup. Saat ini sumur bor tersebut baru dioperasikan kembali untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat.

“ Intensitas hujan begitu tinggi pada beberapa waktu lalu berdampak bagi ketiga sumur bor yang terletak di Kelurahan Fontein dan Nun Baun Sabu dan Alak.pada musin kemarau sumur ini nyaris kering. Berkat curah hujan tinggi tiga pekan terakhir ini pasokan air kembali normal hingga dioperasikan kembali,” kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu kepada wartawan di kantornya, Senin, (20/2/2017)

Menurutnya, dengan curah hujan yang tinggi beberapa beberapa waktu lalu mengakibatkan debit air pada 15  unit produksi air baku bawah tanah meningkat hingga 80 persen.

“ Debit air naik belum mencapai 100 persen, namun dengan kondisi tersebut mampu melayani kebutuhan air bagi masyarakat secara baik,” katanya.

Sementara itu aggota komisi II DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek mengatakan, hal ini patut disyukuri karena tahun ini Kota Kupang diberikan berkah curah  hujan yang cukup tinggi hingga berdampak pada meningkatnya debit pada sumber air bawah tanah.

“ Kita patut bersyukur karena dengan intensitas hujan yang terjadi dapat mengatasi masalah krisis air yang terjadi selama musim kemarau dengan meningkatnya debit air pada sumur bor. Tentunya diharpakan pemerintah daerah melalui PDAM  agar sumber air yang tersedia dikelolah dengan baik dan mendistribusikan secara baik kepada warga, agar dapat mengurangi krisis air,” kata Hurek.

Oleh karena itu, lanjut Hurek dengan ketersediaan air baku, tidaklah boleh berdiam diri pemerintah dan seluruh masyarakat sadar untuk menanam pohon. Karena dengan itu ketersediaan air baku bawah tanah dapat terpelihara. (raf)

Comment

Berita Terbaru