Home Pariwisata Kupang Berbenah Jadi Kota Wisata

Kupang Berbenah Jadi Kota Wisata

892
0
SHARE
Foto : Herman Henuk

KUPANG, Terasntt.com — Salah tujuan Pemerintah Provinsi NTT mempromosikan semua obyek wisata ke kanca internasional disikapi semua daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang misalnya mulai berbenah dan menatanya sebagai kota Wisata.

” Pemkot terus berkreasi menciptakan obyek wisata yang mampu menjual potensi budaya dan pariwisata secara baik,” kata Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya Asisten Pemerintahan, Yos Rera Beka Asisten bidang Pemerintahan saat membuka kegiatan pelatihan pemandu wisata, di Hotel Naka, Kamis (23/6/2016).

Menurutnya, potensi wisata Kota Kupang sangat banyak, namun belum sepenuhnya di kelola secara baik oleh pelaku usaha wisata dan juga kurang intevensi pemerintah.

” Potensi wisata Kota Kupang sangat banyak, namun pelaku usaha wisata kita masih kurang melakukan upaya kreatifitas baik di bidang budaya maupun pariwisata, demikian juga peran pemerintah masih kurang, sehingga perlu digalakan upaya kreatifitas usaha wisata dan kerjasama antara pihak pengusaha dan pemerintah untuk peningkatan pariwisata di Kota Kupang,” ujarnya.

Rera Beka menegaskan, perlu terus digalakan Kota Kupang menjadi Kota wisata yang sangat potensial di NTT.
” Kota Kupang harus berbenah jadi Kota wisata. Untuk itu harus ada langkah pembenahan dan pengembangan Kota Kupang pada semua aspek budaya dan pariwisata yang memiliki potensi yang sangat memadai secara ekonomi bagi masyarakat dan juga daerah,” katanya.

Ia mengharapkan semua peserta pelatihan pemandu wisata tersebut, pada saatnya akan menjadi pemandu wisata yang bernilai demi perkembangan pariwisata Kota Kupang.
Sementara ketua panitia, Matheus Eustakhius dalam laporannya, menegaskan tujuan dari pelatihan pemandu wisata tersebut adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pemandu wisata.

” Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pemandu wisata, artinya ada sesuatu yang sangat menarik dari Kota Kupang yang harus dikelola oleh orang-orang yang berani mengalahkan potensi, berkreatifitas dan mempunyai info pariwisata yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan ekonomis,” tegasnya.
Ia menyampaikan, bahwa pelatihan tersebut diikuti 40 orang peserta dari berbagai pihak. ”
” Yang ikut pelatihan ini ada 40 peserta yang berasal dari PHRI sebanyak 20 orang, pihak HPI 10 orang dan dari pihak Apindo serta Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Kupang masing-masing 5 peserta,” ungkapnya.(her)

Berikan Komentar Anda.