by

KPU Harus Komitmen Jalankan Amanah Rakyat

KUPANG, Terasntt.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus komitmen sebagai lembaga independen yang dipercayakan pemerintah dan rakyat untuk menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Juga mampu mencegah konflik horisontal demi menjaga kesatuan dan persatuan.

Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintahan, Setda Kota Kupang, Yos Rera Beka pada acara lounching KPU terhadap proses tahapan, program dan jadwal Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Kupang tahun 2017, di Taman Nostalgia, Jumad (27/5/2016).
Dihadapan para undangan dan unsur muspida, pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang, Rera Beka menegaskan, penyelenggaraan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Kupang periode 2017 – 2022 adalah sebuah amanah, sehingga KPU harus mampu mencegah konflik horisontal demi kesatuan dan persatuan.
” KPU harus mampu sebagai penengah untuk mencegah konflik horisontal demi tercapainya kesatuan dan persatuan di daerah ini,” tegasnya.

Ia berharap, agar tugas dan kewenangan KPU harus memperlihatkan komitmen sebagai bukti terhadap kepercayaan yang diberikan pemerintah dan masyarakat dalam dua aspek penting.
” Ada dua aspek penting yang harus diperhatikan KPU, Junjung tinggi nama baik, integritas, dari KPU itu sendiri baik secara personalitas maupun profesionalitas, dan waspadai segala bentuk ancaman yang mengadu domba dalam proses Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Kupang tahun 2017 nanti,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Christian Baitanu mengatakan, amanat undang-undang otonomi daerah yang dikeluarkan pemerintah pusat (Pempus) mengharuskan KPU bekerja secara profesiaonal, transparan, dan akuntabel.

” KPU harus mampu netralisir kondisi sehinga semua proses pilkada dapat berlangsung secara baik. KPU harus menjunjung tinggi nilai profesionalitas kerja yang tinggi,” kata Baitanu.
Demikian juga, ketua KPU, Marianus Minggo, menjelaskan sesuai UU Nomor 8 tahun 2015, bahwa diakhir masa jabatan kepala daerah harus diadakan Pilkada. Dan masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Kupang akan berakhir pada tahun 2017, sehingga masuk dalam agenda pilkada serentak pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

Menurutnya, ada 7 provinsi, 18 Kota dan 76 Kabupaten diseluruh Indonesia yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada tahun 2017 termasuk Kota Kupang.

” Masa jabatan Walikota dan wakil Walikota Kupang akan berakhir pada tahun 2017 sehingga akan masuk dalam proses pilkada serentak tahun 2017. Ada 101 daerah yang mengikuti Pilkada serentak, 7 provinsi, 18 Kota dan 76 Kabupaten,” katanya.
Sementara Devisi Hubungan antar lembaga, Dani Ratu mengatakan, terhitung mundur ke depan sejak lounching maka akan ada 266 hari efektif menuju pilkada serentak yang akan berlangsung pada tanggal 15 Februari 2017.

” Sejak lounching ini maka sesuai hitungan mundur waktu efektif pilkada serentak adalah 266 hari termasuk pencoblosan,” tegasnya.(her)

Comment

Berita Terbaru