oleh

KPP Pratama Kupang Siapkan Layanan Bagi WP PPS

Kupang, teras-ntt.com — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang telah siap dalam memberikan pelayanan kepada Wajib Pajak yang ingin mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Program yang berlangsung selama enam bulan sejak tanggal 1 Januari 2022 tersebut merupakan salah satu kebijakan yang diatur dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). 

Kepala KPP Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi kepada wartawan menjelaskan bahwa program PPS ini memberikan kesempatan kepada Wajib Pajak untuk mengungkap atau melaporkan harta yang belum dilaporkan pada program Amnesti Pajak maupun harta yang belum dilaporkan pada SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2020.

“Unit kerja KPP Pratama Kupang telah siap dalam memberikan pelayanan kepada Wajib Pajak (WP) yang ingin mengikuti PPS. Kesiapan KPP Pratama Kupang menyelenggarakan program tersebut ditandai dengan telah dibentuknya tim satuan tugas khusus PPS. Dan pelaksanaan PPS ini  akan dilakukan sepenuhnya secara online. Pelaksanaannya dilakukan melalui DJP Online, menu layanan untuk PPS sudah dapat diakses sejak tanggal 1 Januari lalu. Untuk pengungkapan dan pembayarannya sangat mudah, tahapannya mulai dari melakukan login ke DJP Online, masuk aplikasi PPS, unduh formulir, isi formulir, lakukan pembayaran, kemudian submit,”kata Ayu.

Dijelaskan Ayu, bahwa pengisian formulir untuk PPS ini tidak rumit. Pengisiannya hampir sama dengan tata cara pengisian e-Form pada saat pelaporan SPT Tahunan, sebagian besar Wajib Pajak pasti sudah cukup familiar dengan formulirnya. 

Bagi Wajib Pajak yang kesulitan, lanjut Ayu, KPP Pratama Kupang telah menyediakan layanan helpdesk PPS yang tersedia di unit kerjanya dan unit vertikal di bawahnya, KP2KP Baa dan KP2KP Kalabahi.

Kepala KPP Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi

Lebih lanjut, Ayu menjelaskan bahwa KPP Pratama Kupang juga sudah menyiapkan layanan konsultasi khusus PPS untuk Wajib Pajak baik secara tatap muka maupun secara online melalui live chat Whatsapp. 

“Jadi, bagi Wajib Pajak yang ingin berkonsultasi terkait program ini silakan langsung memanfaatkan layanan yang telah kami sediakan,”ungkap Ayu.

Lebih lanjut Ayu kembali menjelaskan bahwa peserta Amnesti Pajak yang mengikuti PPS, akan terhindar dari pengenaan sanksi 200%, sementara peserta PPS yang melaporkan harta yang belum diungkap pada SPT Tahun 2020 akan mendapatkan manfaat berupa tidak diterbitkan ketetapan pajak untuk kewajiban tahun 2016 sampai 2020. 

“ Mengingat besarnya manfaat program ini, kami mengajak Wajib Pajak di wilayah kerja KPP Pratama Kupang untuk bisa mempersiapkan diri dan memanfaatkan program ini dengan baik. Bagi Wajib Pajak yang ingin berkonsultasi dapat datang langsung ke KPP Pratama Kupang atau menghubungi layanan Live Chat Whatsapp pada nomor 085338858246. 

Lebih lanjut, Wajib Pajak dapat mengakses informasi dan ketentuan terkait PPS pada laman instabio.cc/pajakkupang atau laman resmi DJP www.pajak.go.id,” tandasnya.(ran)

Komentar