by

KPK Belum Berencana Periksa Amien Rais

Jakarta, Terasntt.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berencana memeriksa politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais terkait aliran uang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes di Kementerian Kesehatan. KPK masih menunggu pembelaan dari terdakwa Siti Fadilah Supari dalam kasus tersebut.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, fakta persidangan soal aliran dana dari Siti kepada Amien sebesar Rp600 juta merupakan bagian dari rangkaian fakta awal dalam tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK.

“Jadi setelah tuntutan dibacakan maka kami akan menunggu lebih dahulu jawaban atau pembelaan terdakwa dari apa saja yang disampaikan dalam tuntutan tersebut. Kami perlu menunggu perkembangan lebih dahulu,” ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/6).

Febri mengatakan, KPK tidak ingin gegabah memanggil Amien untuk diperiksa sebagai saksi.

Ia menambahkan, KPK masih menunggu resume dan analisis dari jaksa KPK maupun hakim sebelum menduga keterlibatan Amien dalam perkara tersebut.

Selain itu, Febri menjelaskan soal KPK yang tidak bisa memenuhi permintaan Amien untuk menemui pimpinan KPK.

Pasalnya, kata Febri, pimpinan KPK dilarang untuk bertemu dengan pihak berperkara.

“Pimpinan tidak dapat menemui yang bersangkutan (Amien) ketika masih terkait langsung dengan perkara yang sedang ditangani oleh KPK. Namun jika ada informasi atau laporan indikasi TPK silakan disampaikan pada unit pengaduan masyarakat KPK,” ujarnya.

Dalam persidangan kasus korupsi Alat Kesehatan dengan terdakwa mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (31/5), Jaksa KPK Iskandar Marwanto menyebut Amien Rais menerima aliran dana hingga Rp600 juta.

Transfer tersebut kali pertama terjadi pada 15 Januari 2007, kemudian 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007, dan 2 November 2007 dengan masing-masing transfer Rp100 juta.

Amien Rais mengaku mendapatkan aliran dana pada 2007 silam terkait dengan kegiatannya melalui Sutrisno Bachir. Sedangkan Sutrisno Bachir belum memberikan komentar terkait pernyataan Amien itu.

Dalam kasus ini Siti Fadilah dituntut 6 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan ditambah kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp1,9 miliar subsider satu tahun kurungan.(cnn/syh)

Comment

Berita Terbaru