Home Politik Komisi IX DPR RI Dukung Langkah Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia

Komisi IX DPR RI Dukung Langkah Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia

192
0
SHARE

Rapat Kerja Komisi IX DPR RI secara virtual dengan mitra kerja Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia

Kupang, teras-ntt.com — Rapat secara virtual bersama Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Munardo dan Menkes, Terawan Agus Putranto yang Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena di Jakarta, Selasa (24/3/2020) menyimpulkan beberapa hal. Komisi IX DPR RI
mendukung langkah pemerintah melalui Gugus Tugas dan Kemenkes dalam menangani Covid-19 di Indonesia.

Kesimpulan yang diambil dalam rapat virtual tersebut yakni :
Pertama : Komisi IX DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 melalui gugus tugas percepatan penangann Covid-19, baik dari kebijakan yang diambil, pendanaan dan juga upaya penguatan sistem kesehatan. Namun Komisi IX meminta gugus tugas dan Kementerian Kesehatan RI memperhatikan masukan – masukan dan catatan yang disampaikan anggota Komisi IX pada rapat kerja tersebut. Bahwa :
– Secepatnya menjamin ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), pemberian insentif dan jaminan kesehatan untuk seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan yang menjadi frontliner penanganan Covid-19.

– Memperluas jaringan rumah sakit dan laboratorium penanganan Covid-19 termasuk rumah sakit dan laboratorium swasta sesuai dengan standar minimal tanggap darurat yang ditetapkan oleh pemerintah.

– Memastikan adanya sosialisasi terkait prosedur dan mekanisme mass rapid test Covid-19.

– Memastikan adanya mass rapid test Covid-19 yang melibatkan pihak di luar pemerintah sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI.

– Memprioritaskan mass rapid test Covid-19 bagi tenaga medis, tenaga kesehatan, relawan kesehatan serta tenaga non medis yang menjadi frontliner penanganan Covid-19.

– Mengintensifkan keterlibatan pihak swasta dalam pemenuhan APD termasuk masker dan hand sanitizer serta desiminasi informasi Covid-19.

– Memastikan adanya aturan yang sama dalam penanganan Covid-19 dari pusat hingga daerah.

– Memastikan penanganan khusus di tempat – tempat yang belum terpapar Covid-19 seperti di pesantren, asrama, boording school dan komunikasi/ wilayah lainnya dengan melakukan karangtina sendiri (self isolation).

– Memastikan ketersediaan alat kesehatan dan obat untuk penanganan Covid-19.

Kedua : Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 Komisi IX DPR RI mendesak pemerintah untuk mengkoordinasikan pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadhan, mengantisipasi adanya arus mudik dan arus balik Idul Fitri serta mengantisipasi kemungkinan yang terjadi dalam pelaksanaan ibadah haji 2020.

Ketiga : Komisi IX DPR RI bersama gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan RI sepakat melakukan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) yang massif terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh unsur termasuk media massa (sosial, cetak dan elektronik) dan seluruh elemen masyarakat sampai unit terkecil.

Keempat : Komisi IX DPR RI meminta jawaban tertulis atas pernyataan yang disampaikan anggota Komisi IX paling lambat 31 Maret 2020.(*/m45)

Berikan Komentar Anda.