Home Daerah Keluarkan Edaran Beribadah, Toga Lembata Apresiasi Pemerintah

Keluarkan Edaran Beribadah, Toga Lembata Apresiasi Pemerintah

338
0
SHARE

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wabup Thomas Ola Langoday memimpin rapat koordinasi bersama tokoh agama se-Kabupaten Lembata, Rabu (3/6/2020)

Lewoleba, teras-ntt.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah bagi masyarakat Lembata. Para tokoh agama memberikan apresiasi terhadap keputusan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengaktifkan kembali ibadat pada masing – masing rumah ibadah.

Surat edaran tersebut dikeluarkan setelah Bupati Sunur memimpin rapat koordinasi bersama tokoh agama se-Kabupaten Lembata, di Hotel Palm Indah Lewoleba, Rabu (3/6/2020).

Yentji Sunur mengatakan, bahwa Pemda Lembata sedang menyiapkan langkah untuk membuka kembali transportasi laut dan udara untuk mengangkut penumpang, namun dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Dan ia berharap agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti yang sudah biasa dilakukan.

Sunur meminta para camat dan kepala desa agar segera melakukan rapat dengan para pemuka agama, untuk menyampaikan tata cara dalam melakukan ibadah di rumah ibadat masing – masing sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemda Lembata.

” Dan jika dalam perkembangan berjalan baik dan aman, pelan – pelan kita buka semua,” ujarnya.

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dan Wabup Thomas Ola Langoday memimpin rapat koordinasi bersama tokoh agama se-Kabupaten Lembata, Rabu (3/6/2020)

Sementara Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Lembata, H. Ishak Sulaiman,S.Ag Dalam kesempatan yang sama mengapresiasi langkah Pemkab Lembata.

Menurutnya, Lembata menjadi salah satu Kabupaten di NTT yang lebih dahulu membuka aktifitas ibadah keagamaan. Apresiasi serupa juga sampaikan Pimpinan Dekenat Lembata, Rm. Sinyo Da’ Gomes atas kebijakan pemkab Lembata. “ Langkah ini juga menjadi kerinduan umat supaya bisa beribadah bersama di gereja meski dengan batasan protokol Kesehatan,” tandas Sinyo.(van)

Berikan Komentar Anda.