by

Kebijakan Imigrasi Berdampak pada Jumlah Wisatawan ke NTT

KUPANG, Terasntt.com — Warga Negara Timor Leste yang hendak  ke NTT bisa melalui tiga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain di Kabupaten Belu, Motamasin, Kabupaten Malaka dan Oekusi Kabupaten TTU. Sejak tahun 2014 ada kebijakan Imigrasi bagi wisatawan manca negara yang melintas pada ketiga PLBN itu.

” Wisatawan manca negara yang bisa masuk ke NTT melalui ketiga PLBN itu hanya warga Timor Leste. Wisatwan manca negara lain yang sudah ada di Timor Leste hendak ke NTT tidak diperkenankan melalui PLBN dan harus melalui pintu masuk Denpasar Bali. Kebijakan ini sangat berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wistawan ke Indonesi terutama NTT. Otomatis wisatawan mancanegara ke NTT berkurang dan sebagian besar mengambil sikap kembali ke negaranya masing – masing ketimbang harus terbang ke Bali karena biayanya tinggi,” kata Kabid Pemasaran, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTT, Eden Kalakik di ruang kerjanya, Senin (10/4/2017).

Menurutnya, kebijakan Imigrasi ini bagi kita di NTT bertentangan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), agar jumlah kunjungan wisatawan manca negara ke Indonesia pada tahun 2019 paling kurang 20 juta orang.

” Kebijakan Imigrasi itu merugikan kita. Sementara kita dituntut untuk mengejar jumlah kunjungan manca begara ke Indonesia hingga 20 juta orang. Khusus NTT tahun 2016 sebanyak 1,1 juta wisatwan. Tahun 2017 belum dirilis, tapi target kita 1,5 juta orang. Sementara tahun 2018 ditargetkan 2 juta dan 2019 sebanyak 2,5 juta wisatwan. Kami optimis bisa tercapai karena tahun 2016 yang ditarget 800 wisatawan bisa terlampaui hingga 1,1 juta wisatawan,” tegasnya.(mas)

Comment

Berita Terbaru