Home Hukrim Kalahkan KPK, Dira Tome Disambut Ratusan Warga di Kupang

Kalahkan KPK, Dira Tome Disambut Ratusan Warga di Kupang

1755
0
SHARE
Foto : Thomas Duran

KUPANG, Terasntt.com — Bupati Sabu Raijua, Marthen Luther Dira Tome kalahkan KPK melalui sidang praperadilan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bupati dua periode dan rombongan pengacara tiba di Badara El Tari Kupang, Kamis (19/5/2016) disambut Nyonya Dira Tome bersama keluarga, juga Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Nitenel Rihi Heke bersama istri dan ratusan warga.

Dira Tome didamapingi istri, juga Wakil Bupati bersama istri dan masyarakat bergerak dari Bandara langsung menuju Kejaksaan Tinggi untuk menememui Kajati NTT, John Purba guna menyampaikan hasil putusan praperadilan sekaligus meminta Kejati untuk menindaklanjuti Putusan Hakim.

Setelah mengisi buku tamu,
Bupati Sabu Raijua tampak tenang didamping keluarga dan beberapa warga menunggu kesempatan menemui John Purba tidak berada ditempat.

Selang beberapa saat kemudian, Jaksa Gaspar Kese menemui Dira Tome dan mengatakan, Kajati tidak berada ditempat.

Mendengar itu, Dira Tome naik pitam dan mengatakan, kehadirannya ingin menemui Kajati dan Jaksa yang paling hebat, Robert Lubalu.

” Saya kesini mau cari Jaksa yang paling hebat, Robert Lubalu. Dan saya kesini untuk meminta Kejati segera menindaklanjuti putusan Hakim dalam kasus Praperadilan terhadap KPK. Tolong sampaikan kepada Kajati kami akan kembali besok untuk menyampaikan putusan praperadilan untuk ditindaklanjuti,” tegasnya sambi berbegas keluar dari ruang piket dan diarak menuju kediaman pribadinya di Maulafa Kupang.

Sebelumnya, Dira Tome mengatakan, bahwa KPK sudah kalah empat kali dalam praperadilan, yakni Budi Gunawan, Adi Purnomo, mantan Walikota Maksar dan yang keempat ini.

” Jadi bukan pertama KPK kalah dalam praperadilan. Oleh karena itu tidak usah heran karena KPK itu juga manusia bukan malekat. Dan saya pikir masih ada juga orang lain karena tidak beran melakukan perlawanan hingga menjadi korban. kira – kira begitu,” tegas Dira Tome.

Dan saat ini, lanjutnya tetap menunggu tindak lanjut dari KPK untuk mengembalikan semua berkas perkara ittu ke Kejati NTT dan Kejaksaan Tinggi menindaklanjuti dengan SP3 karena putusan sudah inkrah.

Sementara ketua tim pengacara, John Rihi mengatakan, bahwa dengan adanya putusan Hakim, maka semua pemiriksaan menyangkut kasus ini dihentikan, karena dalam pemohonan praperadilan itu ada satu permintaan itu, hakim memutuskan, bahwa semua tindakan termohon dalam hal ini KPK setelah putusan ini dianggap tidak sah, itu artinya termohontidak bisa berbuat apa – apa terhadap putusan ini.

” Tugas KPK adalah menjalankan putusan Hakim. Silahkan dia mau omong apa saja, tetapi harus menjalankan putusan hakim,” tegasnya.(mas)

Berikan Komentar Anda.