oleh

Jokowi Minta Olahraga Nasional & Internasional Dijadwalkan Ulang

Peringatan hari olahraga nasional (Haornas) ke 37 secara virtual

Kupang, teras-ntt.com — Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, akibat pandemi Covid-19 berbagai kompetisi olahraga nasional maupun internasional ditiadakan. Ia meminta dijadwalkan ulang.

” Kondisi ini memberikan kesempatan kepada kita semua untuk merancang ulang ekosistem olahraga kita secara besar-besaran. Saya mengajak bapak ibu suadara-saudara semuanya, para insan olahraga untuk secara serius melakukan refleksi, melakukan evaluasi diri, dan kemudian menyiapkan langkah-langkah besar untuk melakukan lompatan – lompatan besar untuk kemajuan dunia olahraga kita,” kata Jokowi pada peringatan hari olahraga nasional (Haornas) ke 37 secara virtual yang diikuti Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef A. Nae Soi di bersama Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Hilda Bria Seran dan Ketua Umum Koni NTT, Andrew W. Koreh serta sejumlah pengurus di kantor Gubernur NTT, Rabu (9/9/2020) malam.

Menurut Jokowi, olahraga mempunyai peran sangat penting dalam kehidupan kita sebagai individu, maupun sebagai masyarakat dan bangsa.

Pertama, 0lahraga adalah instrumen penting dalam pendidikan, bukan hanya pendidikan jasmani, bukan hanya menguntungkan fisik, tapi olahraga juga pendidikan karakter. Olahraga membangun karakter disiplin, membangun karakter sportif, bahwa menang dan kalah itu biasa, membangun karakter pejuang dan bekerja keras, memperkuat kolaborasi dalam tim work, dan bahkan memperkokoh jiwa patriotisme dan nasionalisme.

Kedua, Olahraga merupakan instrumen meningkatkan produktivitas. Tidak mungkin produktivitas bisa ditingkatkan tanpa ada kesehatan yang prima dari warganya.

” Olahraga harus menjadi keseharian warga masyarakat, menjadi keseharian para pegawai, menjadi keseharian bagi kita semua, di kantor-kantor pemerintahan, perusahaan dan berbagai organisasi lainnya,” ujar Jokowi.

Menurutnya, olahraga bukan hanya urusan individu, juga bukan hanya urusan Kemenpora. Tetapi menjadi urusan kita semua, olahraga harus didukung oleh infrastruktur yang baik didukung oleh budaya, dan gaya hidup, didukung oleh teknologi dan manajemen yang baik. Olahraga juga bisa menjadi salah satu pendongkrak ekonomi nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali, mengatakan, harusnya olahraga secara langsung di lapangan dilaksanakan berpindah-pindah ke daerah-daerah. Namun, hal tersebut belum bisa dilakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

” Kita tidak bisa laksanakan sekarang secara normal, mengingat situasi sedang dalam kondisi pandemi. Kami menyadari bahwa saat ini kita sedang berada dalam suasana Covid-19, sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami agar bisa berpikir dan melakukan terobosan secara ekstra,” ujarnya.(rg)

Komentar

Berita Terbaru