by

Jembatan Ambruk, Dua Pelajar TTU Tewas Terseret Banjir

KEFAMENANU Terasntt.com — Akibat banjir bandang di Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) NTT, Kamis (30/3/2017) petang, Jembatan Kene ambruk. Dua pelajar yang  berada di atas jembatan itu terjatuh dan hanyut terbawa banjir hingga tewas.

Korban yang diketahui bernama, Mindrawati Kefi (16) siswi kelas 2 SMA setempat ditemukan sesaat bajir surut sementara Fernando Funan (14) yang juga kelas 1 SMP baru ditemukan oleh Anggota Kepolisian Sektor Insana dan tim SAR, Jumat (31/3/2017) siang.

Pantauan Terasntt.com, sejak korban Kefi ditemukan, isak tangis keluarga dan kerabat mewarnai rumah duka.

Informasi yang dihimpun wartawan, bahwa saat kejadian,
Korban bersama rekannya sedang berada di atas jembatan tua itu, tak berselang lama, jembatan itu rubuh dan kedua korban turut bersama runtuhan itu hingga terseret banjir sebelum ditemukan tewas.

Korban Mindrawati ditemukan di Desa Obe, sementara Nando ditemukan di Desa Sekon, Jumat siang.

Dua saksi mata yang juga teman korban mengisahkan, bahwa hari Kamis sore mereka  menonton banjir dari atas Jembatan tua itu. Tiba – tiba diterjang banjir, lalu jembatan goyang dan akhirnya ambruk dan kedua korban ikut terjatuh bersama runtuhan jematan. Bahka salah satu saksi Saris Subait sempat dua kali turun ke sungai untuk mencari kedua korban, namun arus airnya sangat deras sehingga tak ditemukan.

” Waktu itu, kami dengar bunyi runtuhan batu – batu. kami pikir ada orang yang lempar ke dalam sungai. Kami-pun lari, teman – teman lain masih dia atas jembatan. Ternyata, tembok penahan jembatan mulai runtuh dan bagian bawahnya rongga terkikis banjir. Jembatan penghubung mulai goyang. Kami berteriak memanggil teman – teman di atas jembatan untuk segera berlari tapi terlambat. Jembatan tua itu rubuh dan kakak Mindrawati yang sudah berada di tengah jembatan, berpegangan sangat erat pada besi bagian kanan jembatan. Begitu ambruk, dia terjatuh belakang dan langsung tenggelam. Saya sempat turun ke dalam sungai, mencari dia tapi tidak ketemu. Sayapun bisa selamat dengan berpegang pada sebuah kayu dan keluar dari sungai itu. Jasad Mindra baru ditemukan warga desa Obe tak jauh dari TKP,” ujar Saris.

Demikian juga, Yola Bata mengatakan ia menyaksikan langsung bagaimana kedua korban terjatuh dengan tragis.

” Kakak Mindra terjatuh belakang dan langsung menghilang. Sementara kakak Nando juga sudah berusaha selamatkan diri tapi terjatuh ke dalam sungai dan tembok penahan runtuh menghantamnya kemudian menghilang terbawa arus,” kisah Yola sambil meneteskan air mata.

Pengakuan kedua saksi ini, bahwa sejumlah anak muda sering menonton banjir dari atas jembatan itu. Jembatan itu sendiri sudah lama tidak berfungsi baik, namun karena hanya satu – satunya penghubung warga desa Tualeu dan Maubesi sehingga tetap digunakan walau harus hati – hati.

Menurut Kapolsek Insana Ipda Anselmus Pera, Tim SAR mulai melakukan pencarian dengan menyusuri sungai sekitar TKP untuk mencari korban Nando.
Sekitar pukul 06.00 wita Tim SAR mulai melakukan pencarian dengan menyusuri sungai dari tempat kejadian, tim pencarian di bagi menjadi 3 regu terdiri dari Tim SAR BPBD TTU, Anggota Polsek Insana dan masyarakat Desa Tualeu bersama keluarga korban.

Ketiga regu SAR tersebut melakukan pencarian dengan membagi lokasi pencarian yang, yakni regu I dari lokasi awal tempat kejadian di Bibase menuju ke Jembatan Palaman, regu II dari jembatan Palaman menuju ke jembatan Noenebu dan regu III dari Jembatan Noenebu menuju ke Kleja.

Dan pada pukul 08.21 wita Tim SAR regu III di bawah pimpinan Kasi Humas Polsek Insana Bripka Jen Baptista Balun menemukan korban Fernando Funan, pelajar SMP kelas 1 itu tersangkut di batang kayu yang terseret arus banjir di sungai Kisan di Desa Sekon, Kecamatan Insana.

Saat di temukan hanya memakai celana dalam dengan kondisi memar dan luka lecet pada pinggang kanan, punggung kiri, pelipis dan mata kanan mengeluarkan darah serta patah pada paha kanan,” kata Pera.

Saat ini kedua korban disemayamkan di rumah duka masing – masing dan sesuai rencana akan dimakamkan keluarganya pada sabtu (01/04) besok.(dit)

Comment

Berita Terbaru