oleh

Jelang HUT Lembata ke 21, Bupati Sunur – Forkopimda Silaturahmi ke Kodim 1624 Flotim

Bupati Lembata Eliazer Yenjti Sunur  dan unsur Forkopimda silaturahmi ke Kodim 1624 Flotim

Larantuka, teras-ntt.com — Menjelang HUT Otonomi Daerah Kabupaten Lembata ke-21, Bupati Eliaser Yentji Sunur beserta unsur Forkopimda bersilaturahmi ke Kodim 1624 Flores Timur, Sabtu, (3/10/2020).

Pada kesempatan itu, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengajak masyarakat Flores Timur dan Lembata untuk bersama membangun Flotim dan Lembata tanpa ada sekat diantara kedua kabupaten, karena Flores Timur dan Lembata adalah Lamaholot.

” Saya sadar dan tahu diri bahwa kami (Kabupaten Lembata) berasal dari sini, Flores Timur. Oleh karena itu, hari ini saya bersama unsur Forkopimda dan seluruh anggota DPRD Lembata datang ke Flotim untuk bersilaturahmi. Mari kita bersama membangun daerah, saya membangun Lembata sama dengan saya membangun Flotim, ketika bupati membangun Flotim sama dengan beliau membangun Lembata, karena Flotim dan Lembata itu satu Lamaholot,” ungkap Sunur.

“Jangan karena kepentingan politik maka Flotim jalan sendri dan Lembata jalan sendiri, padahal manusianya sama yaitu kita orang Lamaholot, mudah – mudahan dengan kunjungan ini masyarkat tahu bahwa kita membangun Flotim sama dengan membangun Lembata, tidak ada sekat di antara kita,” lanjutnya.

Sementara Dandim Flores Timur Letkol Czi, Imanda Setyawan, S.T, M.I.P berharap agar Pemerintah Daerah Flotim dan Lembata dapat bersama menjaga wilayah teritorialnya serta membangun sesuai dengan cita – cita pembangunan daerah masing – masing.

Lebih jauh Dandim Imanda menyampaikan tujuan silaturhami Pemda Lembata bersama rombongan ke Kodim 1624 Fltotim adalah untuk sama-sama menyatukan visi yang  sama dalam memutuskan mata rantai covid -19 serta membantu masyarakat Flotim dan Lembata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Imanda berharap agar di tengah pandemi covid-19 ini semua pihak tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“ Kegiatan ini memberikan contoh kepada masyarakat agar kegiatan dalam mengumpulkan banyak orang dapat dibatasi, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Imanda.(*/m91)

Komentar

Berita Terbaru