by

Jefri Akui Belum Ada Kegiatan Berarti Sejak Memimpin Kota Kupang

Kupang, Terasntt.com – Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengakui, selama 6 bulan memimpin Kota Kupang belum nampak kegiatan berarti yang dibuat untuk masyarakat Kota Kasih.

Pengakuan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore tersebut diungkapkan saat memberikan sambutan pada acara penandatanganan perjanjian kinerja antara Wali Kota Kupang dengan kepala perangkat daerah dan Camat lingkup Pemerintah Kota Kupang di Hotel Silvia Kupang, Selasa 27 Februari.

“Kita lihat belum ada satupun kegiatan yang kita kerjakan secara baik, sehingga belum ada yang bisa menjadi indikator keberhasilan selama 6 bulan ini. Sehingga kalau orang Kupang bilang masih nol,” katanya.

Untuk itu Jefri mengingatkan semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dapat melaksanakan semua kegiatan pembangunan dan pelayanan publik sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Kupang saat ini.

“Saya minta agar semua pimpinan OPD dan para Camat jangan jadikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) sebagai suatu kebiasan yang tidak dilaksanakan. Karena SAKIP adalah salah satu indikator dalam peningkatan pembangunan dan pelayanan publik di daerah ini. SAKIP harus dijadikan instrumen dalam pelaksanaan berbagai kegiatan,” terang Jefri.

Jefri mengungkapkan, sesuai janjinya saat kampanye kali lalu, Pemerintahannya akan membuka jalur wilayah Fatukoa dan Nairobi. Namun hingga saat ini belum juga terlaksana.

“Pada waktu kampanye kami janji akan membuka trayek Fatukoa dan Naioni namun hingga saat ini belum terlaksana, karena masih ada ketakutan dan keragu-raguan. Karena itu, melalui SAKIP nantinya para pimpinan OPD dapat menjabarkan visi dan misi lebih konkrit,” ungkap Jefri.

Sebelumnya Ketua panitia pelaksana kegiatan yang juga Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Kupang, Hasan E. Nirwana dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik serta menerapkan prinsip akuntabilitas dalam pemberitahuan.

“Melalui penandatangan perjanjian kinerja ini diharapkan dapat mendorong ASN memperoleh pencapaian kinerja yang lebih baik serta dapat mewujudkan Visi dan Misi Kota Kupang,” kata Nirwana.

Nirwana menambahkan, tujuan kegiatan ini yakni sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur.

Selain itu, sebagai dasar bagi pemberi amanah untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan atau kemajuan kinerja penerima amanah.

“Penandatangan ini untuk memaksimalkan pelayanan publik di Kota Kupang,” tandasnya. (raf)

Comment

Berita Terbaru