oleh

Jaksa Kembali Sita Aset Baker

SOE, Terasntt.com — Kejaksaan Negeri SoE, Senin (14/9/2015) kembali menyita aset milik terpidana korupsi Dinsa Peikanan Kabupaten TTS, Yosep Baker berupa satu bidang tanah beserta sebuah bangunan rumah yang terletak di Jalan Ahmad Yani RT 003 RW 01 Desa Mnelalete Kecamatan Amanuban Barat. Penyitaan tersebut adalah kedua kalinya setelah sebelumnya sudah disita beberapa aset lain.
Penyitaan dipimpin oleh Kasie Pidsus Kejaksaan Negeri SoE Raden Arry Verdiana,SH yang didampingi dua jaksa lainnya.
Kejari SoE Oscar Douglas Riwu,SH, melalui Verdiana, mengatakan bahwa penyitaan tersebut dilakukan setelah adanya keputusan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) dimana Yosep Baker divonis 7 tahun penjara kurungan berserta denda 300 juta rupiah dan uang pengganti seberas 1,2 Miliar.
“Keputusan pengadilan sudah inkrah, sehingga kita menjalankan perintah pengadilan untuk mengeksekusi,”kata Verdiana.
Lebih lanjut, kata Arry, keputusan penyitaan merupakan jaminan agar terpidana mengembalikan uang pengganti sebesar 1,2 Miliar dikeluarkan pengadilan per tanggal 4 September 2015 lalu hingga 4 Oktober 2015.
“Jika sampai dengan batas waktu selama 1 bulan yang bersangkutan tidak bisa mengembalikan uang pengganti, maka kita akan menyerahkan beberapa aset tersebut ke bagian pelelangan untuk dilelangkan,”katanya.
Menurut Verdiana, jika pada saat pelelang nanti terdapat uang kelebihan dari hasil lelang maka akan dikembalikan kepada yang bersangkutan. Namun hasil lelang itu kuarang dari Rp 1,2 Miliar, maka pihak kejaksaan akan meminta tambahan uang untuk menggenapinya.
Verdianan menjelaskan, bahwa beberapa aset milik Baker yang sudah disita berupa barang bergerak terdiri 3 unit kendaraan masing-masing 1 unit mobil jenis taft DH 7769 C, 1 unit motor supra fit DH 3096 DC dan 1 unit motor Sougun. Sementara barang tidak bergerak berupa sebidang tanah beserta bangunan rumah yang terletak di Desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan serta 1 bidang tanah beserta bangunan rumah yang terletak Jln Ahmad Yani RT 003 RW 01 Desa Mnelalete Kecamatan Amanuban Barat.
Untuk diketahui, Yosep E Baker yang pada tahun 2007 menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan divonis 7 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp 1,2 Miliar dalam kasus proyek irigasi pada dinas perikanan tahun 2007 yaitu proyek pembuatan saluran irigasi untuk mengalirkan air ke kolam-kolam ikan dalam kawasan tambak ikan milik dinas perikanan tahun anggaran 2007. Kasus ini juga menyeret mantan Kepala bagian keuangan TTS saat itu Drs. Otniel Nomeni yang sudah divonis 4 tahun penjara oleh pengadilan tindak pidana korupsi Kupang.(K2)

Komentar