Home Hukrim Ini Kronologi Penangkapan DPO Pemunuhan Pemuda Adonara

Ini Kronologi Penangkapan DPO Pemunuhan Pemuda Adonara

1166
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Tersangka kasus pengrusakan dan penganiayaan berat Gomez Sinlau tiba di Bandara El Tari, Kota Kupang, Senin (26/2/218), sekitar pkl. 12.45 WITA.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kupang Kota AKP Pinten Bagus mengatakan tersangka Gomez Sinlau mengira kasusnya sudah dilupakan oleh pihak kepolisian.

“Kami menemukan yang bersangkutan jalan sendiri. Dia agak santai karena mengira kasusnya sudah dilupakan, yang sudah lebih dari satu setengah tahun,” kata Bagus kepada wartawan di bandara El Tari, Kota Kupang, Senin (26/2/2018).

Gomez ditangkap polisi daerah Teluk Naga, Tangerang. Sewaktu ditangkap, dia tidak melakukan perlawanan.

“Yang bersangkutan tidak lakukan perlawanan. Teman-temannya juga tidak lakukan perlawanan. Dia hanya kaget,” jelasnya.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, lanjut Bagus, pihaknya menemukan tersangka di daerah Teluk Naga. Dia bekerja menjaga area reklamasi di wilayah itu, dan bergabung dalam sebuah ormas di bawah pimpinan Herkules.

“Dalam proses penangkapan, kami dibantu Tim Jatanras Polda Metro Jaya. Setelah ditangkap, kami langsung bawa yang bersangkutan ke Kantor Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Gomes Sinlau merupakan DPO tersangka kasus pembunuhan pemuda asal Adonara, Flores Timur, Xaverius Lawan Geroda alias Herri Lamawuran pada Jumat (7/10/2016) silam.

Tersangka Gomes dijerat Pasal 170 KUHP terkait Pengrusakan terhadap barang dan orang serta Pasal 351 ayat (2) dan (3) terkait penganiayaan berat dan penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia.

Kasus pembunuhan ini terjadi saat acara syukuran wisuda di RT 13 RW 03 Kelurahan Lasiana, Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 1.30 wita.

Kejadian itu menyebabkan meninggalnya Xaverius Lawan Geroda alias Herri Lamawuran. Sementara rekannya Adrianus Kia Beda (20) yang berstatus sebagai mahasiswa sekarat. Kos dan sembilan motor milik penghuni kos dibakar para pelaku. (rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.