by

Ini Catatan Penting Fraksi PDI Perjuangan Untuk Pemkot

KUPANG, Terasntt.com — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kupang, mengingatkan banyak hal penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang.

Catatan penting tersebut terungkap melalui pemandangan umum yang disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kupang , Adrianus Talli pada sidang II DPRD Kota Kupang tahun 2017, Jumat (21/72017),

Hal perlu jadi perhatian pememerintah yakni menggali dan mengoptimalkan sumber pendapatan yang ada untuk menunjang PAD Kota Kupang.

Memperhatikan penjelasan Walikota Kupang tentang pengantar nota keuangan atas rancangan perturan daerah tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Kupang tahun 2017, realisasi pendapatan daerah sampai pada posisi 30 Juni 2017 belum optimal.

Menurut Adrianus, realisasi pendapatan daerah sampai pada posisi tanggal 30 Juni 2017 baru mencapai angka 39, 66 persen. Hal ini menunjukan belum optimalnya kinerja pemerintah dalam menggali dan megoptimalkan sumber-sumber pendapatan guna mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Untuk itu fraksi mengingatkan pemerintah agar secara serius mengelolah sumber-sumber pendapatan yang ada agar mencapai target yang ditetapkan secara maksimal.

Disamping itu, tambah Adrianus pengawasan yang melekat secara terus menerus serta meningkatkan pembinaan pada setiap organisasi perangkat daerah pengumpul pendapatan agar persoalan-persoalan yang ada tidak terjadi lagi.

” Berkaitan pendapatan daerah fraksi meminta pemerintah melakukan pengawasan terhadap Pendapat Asli Daerah. Agar pengelolaan dan penyetoran tidak terjadi kebocoran seperti pengalaman yang lalu dimana penyetoran pajak pada beberapa instansi pemungut menjadi temuan BPK RI perwakilan NTT,” kata Adrianus.

Sementara untuk realisasi belanja daerah baru mencapai angak 31,17 persen, fraksi melihat adanya keterlambatan dalam hal penganggaran maupun pelaksanaan pekerjaan fisik.

Selanjutnya, kata Adrianus berkaitan dengan usulan anggaran perubahan pendapatan dan belanja daerah dengan tingkatan yang bervariasi berdasarkan evaluasi dan kajian serta perencanaan yang baik sehingga tidak membebankan masyarakat. (raf)

Comment

Berita Terbaru