Home Humaniora Ini Cara Masyarakat Honihama Rawat Toleransi

Ini Cara Masyarakat Honihama Rawat Toleransi

1043
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com –Masyarakat Honihama Adonara, Kabupaten Flores Timur merawat toleransi kehidupan beragama melalui acara Halal bi Halal. Acara kumpul bersama antara umat muslim dan kristiani digelar sertiap hari raya Idul Fitri di halaman Basa Lewolein, Desa Tuwagoetobi, Senin (26/6/2017).

Rangkaian acara Halal bi Halal diisi dengan sambutan Imam Masjid Al Mutaqin Honihama, Ketua Dewan Stasi Yadokus Honihama, Plt. Kepala Desa Tuwagoetobi dan Pesan dari Ketua Adat Lewo Honihama. Acara tersebut dimeriahkan oleh kasidah dari ibu-ibu majelis talhim dan qultum singkat.

Ketua Adat Lewo Honihama, Ama Demon Arep dalam pesannya mengharapkan seluruh masyarakat Lewo Honihama tetap menjaga toleransi dalam kehidupan bersama sehari-hari. Acara lebaran bersama dan paskah bersama yang dilaksanakan setiap tahun merupakan warisan tradisi yang harus tetap dipertahankan.

“Moment ini bukan baru kali ini terjadi, lebaran bersama dan paskah bersama sudah menjadi tradisi kita yang perlu dijaga sampai kiamat. Menjaga toleransi dan saling hormat menghormati antara sesama masyarakat lewo Honihama,” ujarnya.

Demikian juga pesan Ketua Orang Muda Katolik (OMK), Stasi Honihama, Yohanes Rou Boli, bahwa lebaran bersama dan paskah bersama telah dilaksanakan sejak agama islam dan agama katolik hadir di Honihama.

Lewo Honihama merupakan sebuah kampung di ujung timur Pulau Adonara, secara administratif dikenal dengan nama Desa Tuwagoetobi, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Dengan jumlah penduduk 2000 an jiwa, terbanyak kedua di Kecamatan Witihama. Masyarakat desa tersebut memeluk Agama Katolik dan Islam dan. tetap hidup berdampingan secara rukun.(rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.