Home Daerah Human Trafficking jadi Topik Dialog ” Ayo Bangun NTT”

Human Trafficking jadi Topik Dialog ” Ayo Bangun NTT”

805
0
SHARE

OELAMASI, Terasntt.com — Kasus perdagangan orang atau Human Trafficking di NTT tergolong tinggi dan mengakar. Kasus tersebut menjadi topik dialog publik ” Ayo Bangun NTT” yang diselenggarakan Yayasan Tunas Muda Indonesia (TMI) di Gereja Getsemani Babau, Kupang, Jumat (5/5/2017).

Di hadapan para pendeta dan peserta dialog, Ketua Yayasan TMI, Melki Laka Lena mengatakan, bahwa human trafficking merupakan kasus kejahatan serius di mana manusia menjadi objek eksploitasi oleh oknum tertentu. Korbannya rata – rata kaum perempuan dan anak – anak.

Contoh kasus, kata Laka Lena yang marak terjadi di Indonesia adalah eksploitasi anak di bawah umur, pekerja seks komersial, dan kerja paksa. Dan bentuk kriminalisasi ini harus ditindak tegas dan tidak boleh menganggap sepele persoalan ini.

Menurutnya, ada banyak penyebab terjadinya human trafficking di NTT, termasuk kemiskinan, kurangnya kesempatan kerja, tekanan ekonomi keluarga, rendahnya pendidikan dan juga lemahnya pengawasan pemerintah.

“ HAM merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia, dan bersifat universal. HAM sangat perlu di tegakkan di tiap generasi agar masa depan lebih tertata. Dan juga bertujuan pembentukan moral serta etika yang dapat diterima oleh masyarakat umum,” kata Melki.

Menurut Melki, apabila setiap orang mendapatkan hak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, maka dapat dipastikan banyak bidang yang terpengaruhi secara positif.

“ Kasus Human Trafficking ini harus benar benar diberantas sampai kepada akar – akarnya,  jika dibiarkan persoalan ini terus ada dan masa depan anak – anak kita sangat terancam,” ujarnya.(mas)

Berikan Komentar Anda.