Home Daerah HOK Lancar, Warga Enonapi Sebut Kades Transparan

HOK Lancar, Warga Enonapi Sebut Kades Transparan

393
0
SHARE

Warga Enonapi foto bersama usai menerima HOK (foto erik sanu)

Soe, terasntt.com — Sejak menjadi kepala Desa Enonapi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Arny Boymau selalu melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dana desa. Hak masyarakat seperti Hari Orang Kerja (HOK) selalu diberikan kepada mereka yang bekerja tepat waktu.

Masyarakat senang dengan kinerja kades dan menyebutnya Kades sangat transparan.

Demikian ungkapan salah satu warga, Otnial Selan saat diwawancarai usai menerima upah dari hasil kerja gedung PAUD di desa setempat, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya sejak tahun 2016 masyarakat dilibatkan dalam setiap pekerjaan dan membuat masyarakat senang karena lewat pekerjaan tersebut ,mereka memperoleh upah sesuai hasil kerjanya.

” Setiap tahun saya dapat kerja dan upah dari hasil kerja bisa bangun rumah, sekolahkan anak.
Dan yang terpenting adalah bapak desa melibatkan semua masyarakat serta pengelolaan yang terbuka,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Jidro Bana, seorang pemuda setempat, bahwa sejak kepemimpinan kepala desa Arny Boymau dinilainya sangat bagus dibandingkan pemimpin sebelum, sehingga membuat mereka betah di desa karena lewat dana mereka diberdayakan.

Menurutnya setelah masyarakat kerja dikumpulkan bersama – sama untuk pembayaran HOK secara terbuka sehingga tidak ada yang merasa dirugikan karena semua mengetahuinya.

Sementara itu Arni Boymau mengatakan dana desa adalah dana untuk masyarakat di desa sehingga harus dikelola dengan baik agar dirasakan manfaatnya oleh semua masyarakat.

Lebih dari itu menurutnya dalam dana desa ada HOK yang tentunya untuk masyarakat setempat karena perlu diberdayakan sehingga tidak hanya mereka menikmati lewat pembangunan tetapi ada upah bagi pekerjaan yang dibiayai dana desa.

” Saya sudah lakukan itu sejak menjabat kepala desa, dan itu adalah motivasi buat masyarakat.
Kakak bisa lihat ketika ada pekerjaan mereka semangat dan itu wajar karena setiap pekerja pasti dapat upah’,” ujarnya.

Ia mengatakan jikalau dihitung sejak tahun 2016 hingga sekarang dana khusus HOK beredar dalam desa berkisar enam ratusan juta rupiah dan ini sangat menguntungkan secara ekonomis, mencegah pemuda mencari kerja keluar daerah dan memupuk semangat kerja warga sehingga tidak hanya tergantung pada bantuan pemerintah.(sys)

Berikan Komentar Anda.