oleh

Heri Ngabut Minta Maaf ke Golkar Karena Khilaf Memberikan Keterangan Pers

Heri Ngabut menyerahkan surat permohonan maaf kepada ketua DPD II Golkar Manggarai

Kupang, teras-ntt.com — Salah satu bakal calon wakil bupati Manggarai dari pasangan H2N, Heribertus Ngabut meminta maaf kepada Partai Golkar karena khilaf telah memberikan pernyataan di media yang menimbulkan kegaduhan dan ketersinggungan bagi anggota, simpatisan dan struktur Partai Golkar.

” Saya mengakui bahwa pernyataan saya kepada media yang berkaitan dengan penyerahan KTA Partai Gokar adalah sebuah kekhilafan yang mengakibatkan timbulnya perasaan tidak nyaman hingga terjadinya keteresinggungan anggota, simpatisan dan struktur Partai Golkar baik di tingkat daerah maupun pusat,” kata Heri Ngabut dalam surat permohonan maafnya yang diperoleh teras-ntt.com di Kupang, Rabu (12/8/2020).

Untuk itu, dari hatinya yang tulus, Heri Ngabut menyampaikan permohonan maaf. “ Dari hati yang tulus saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota, simpatisan, dan pengurus Golkar pada semua tingkatan dengan harapan agar terbukanya pintu maaf ini, maka saling pengertian yang sudah terbangun untuk membesarkan Partai Golkar akan terawatt lebih baik lagi,”tandasnya.

Menurut Ngabut, kekhilafan itu baginya merupakan sebuah momentum untuk mengalirkan sebuah sikap awas dan arif dalam menakapi kehidupan berpolitik bersama partai Golkar di hari-hari mendatang.

“ Berkaitan dengan pencalonan saya sabagi calon wakil bupati Manggarai dalam paket Hery-Heri, kami tetap menyiapkan diri untuk mengikuti proses selanjutnya dan menyerahkan sepenuhnya kewenangan pencalonan tersebut kepada DPD II Partai Golkar Kabupaten Manggarai, DPD I Partai Golkar Provinsi NTT dan DPP Partai Golkar sembari tetap berharap penuh bahwa dukungan Partai Golkar  akan tetap ditujukan kepada paket Hery-Heri,” demikian isi surat permohonan maaf Ngabut.

Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Golkar NTT, Frans Sarong yang membenarkan permohonan maaf dari Heribertus Ngabut. “Ia benar, DPD I Golkar NTT sudah menerima laporan dari Ketua DPD II Golkar Kabupaten Manggarai tentang permohonan maaf dari Heri Ngabut,” ujar Frans Sarong.

Ketua DPD II Partai Golkar Manggarai, Yoakim Jehati yang dihubungi mengatakan, ia diundang oleh Heri Ngabut untuk menghadiri pertemuan di sekretariat tim pemenangan H2N yang dengan agenda permohonan maaf terhadap Partai Golkar. Disebutkan, turut hadir dalam pertemuan itu calon bupati Bupati Manggarai Hery Nabit bersama istri, Hery Ngabut, Octavianus Gunardi, dan Willy Kengkeng Ketua tim pemenangan H2N, Bonaventura Onggot.

Diberitakan sebelumnya,  Partai Golkar dipastikan tidak akan memproses kartu tanda anggota atau KTA bagi seseorang termasuk  Heribertus Ngabut, tanpa permintaan atau permohonan dari yang bersangkutan. Permintaan atau permohonan itu ditandai pengiriman kartu tanda penduduk (KTP) dari yang bersangkutan sebagai persyaratan penerbitan KTA Golkar bagi seseorang.

Frans Sarong, Wakil  Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar Provinsi NTT di Kupang, Selasa (11/8/2020) menyebutkan, Heribertus Ngabut yang masih berstatus ASN, adalah calon wakil bupati berpasangan dengan Heribertus Nabit  dengan nama paket H2N. Paket ini akan bertarung dalam pilkada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tengara Timur, 9 Desember 2020 mendatang.

“KTA Golkar untuk Heribertus Ngabut secara resmi diserahkan oleh Yoakim Jehati yang kini Ketua DPD II Golkar Kabupaten Manggarai di sekretariat pemenangan H2N di Ruteng, Manggarai pada 3 Agustus 2020,” katanya.

Menurut Frans Sarong, penegasan ini sebagai klarifikasi atas pernyataan Heribertus Ngabut yang terkesan seolah-olah Golkar sangat membutuhkan dirinya yang menyatu dalam paket H2N.(llt/mas)

Komentar

Berita Terbaru