Home Politik Hasil Kajian, Misi Walikota Belum Mencapai Target

Hasil Kajian, Misi Walikota Belum Mencapai Target

965
0
SHARE
Foto : Thomas Duran

KUPANG, Terasntt.com — Hasil kajian Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia DPRD Kota Kupang, terhadap LKPJ Walikota Kupang tahun 2012-2017, masih ada misi yang belum mencapai target. Salah satunya adalah tata ruang ruang perkotaan.

Ketua Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia, Daniel Hurek kepada wartawan di ruang fraksi setempat, Senin (22/5/2017), mengatakan sesuai hasil capaian kinerja Walikota Kupang tahun 2012-2017 yang dikaji dalam misi Pemerintah Kota Kupang masih ada yang target yang belum tercapai.

” Dari lima misi yang dikaji oleh fraksi gabungan kebangkitan Indonesia dengan menggunakan indikator output kumulatif pada lima misi Pemerintah Kota yang sudah selesai di lakukan Pansus DPRD dan sudah tetapkan menjadi sah melalui paripurna yang paling rendah capain target yakni pada infrastruktur dan penataan ruang perkotaan,” ungkap Hurek.

Untuk infrastruktur, lanjut Hurek secara data menunjukan indikator jumlah panjang jalan sesuai target RPJMD adalah 1.105,21 kilometer, namun pada indikator kinerja yakni pada tahun 2012 sepanjang 560,30 kilometer dan kinerja tahun 2016 hanya mencapai 354,563 kilometer.

Sementara penataan ruang perkotaan, tambah Hurek sesuai indikator tersediannya ruang terbuka hijau di setiap kecamatan sesuai target RPJMD memiliki satu ruang terbuka hijau, namun ditahun 2012 – 2016 hanya ada satu ruang terbuka hijau di Kecamatan Oebobo.

Hurek mengaku, dengan belum tercapainya target pada misi tersebut di duga karena keterbatasan keuangan daerah dan penempatan target yang kurang realitis serta kemungkinan lain adalah alokasi dan distribusi anggaran yang kurang memperhatikan target kinerja yang telah ditetapkan.

Oleh karena itu,fraksi berharap pemerintah dalam menyiapkan RPJMD 2017-2022,perlu lebih cermat dan realitis.Karena jika hal ini tidak diperhatikan maka dampak buruk kepada masyarakat nantinya.

” Kami berharap bagi pemerintahan yang baru nantinya dalam menyiapkan RPJMD 2017-2022 lebih cermat dan realitis sehingga tidak berdampak buruk kepada masyarakat,” pinta Hurek.

Hurek menambahkan, dari misi pemerintah yang diprogramkan ini selain dua indikator yang tidak tercapai target ini,masih juga indikator lain yang cukup baik yakni peningkatan sumber daya manusia khususnya bidang pendidikan dan kesehatan. (raf)

Berikan Komentar Anda.