oleh

Gus Mus Pertanyakan Konsep Revolusi Mental Jokowi

Semarang, CNN Indonesia — Mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama Mustofa Bisri menilai revolusi mental yang kerap digembor-gemborkan pemerintah saat ini hanyalah khayalan. Slogan yang diklaim untuk membawa bangsa dan negara ke arah yang lebih baik ini tak dimulai dari diri para pejabat lebih dulu.

“Syarat revolusi mental ya harus melihat diri dulu baru revolusi. Harus meneliti lagi konsep kehidupan,” kata pria yang akrab disapa Gus Mus ini usai sebuah dialog bertema “Menjadi Orang Indonesia Yang Beragama dan Berbudaya” di Semarang, Jawa Tengah Kamis (27/8) malam.

Revolusi mental tak akan bisa menyelesaikan ragam masalah bangsa ini jika para petinggi negara memikirkan kekuasaan.

Mereka menurut Gus Mus, sepertinya hanya bersaing memperebutkan kekuasaan tanpa tahu harus berbuat apa setelah berkuasa.

“Padahal seharusnya orang sudah memiliki konsep jika nanti berkuasa akan berbuat apa”, ujar Gus Mus.

Gus Mus menyindir jika bangsa dan negara ini ingin menjadi baik, para petinggi dan lembaga negara seperti Presiden, DPR, dan MUI harus menjadi manusia yang sebenarnya.

“Kalau rakyat jelata ini sudah menjadi manusia semua , lha pemimpinnya sudah menjadi manusia apa belum. Kalau enggak ya beginilah keadaannya”, kata Gus Mus.(CNN)

Komentar