oleh

Gubernur, Pancasila Wajib Diajarkan Pada Semua Jenjang Pendidikan

KUPANG, terasntt.com – Seiring dengan perkembangan zaman, nilai-nilai Pancasila mulai terkikis. Untuk Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menyerukan agar Pancasila diajarkan kembali di semua jenjang pendidikan.
Hal itu disampaikan Lebu Raya saat memimpin rapat saat menerima kunjungan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres) bersama Tim Kajian Revitalisasi dan Aktualisasi Pancasila yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Senin (28/9).
Gubernur dua periode ini menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah pusat yang telah memilih NTT untuk dilaksanakan pertemuan untuk pembahasan soal Pancasila.
“ Saya merasa pertemuan ini tepat sekali dilaksanakan di NTT, karena NTT merupakan daerah lahirnya Pancasila, tepatnya di kota Ende disinilah Bung Karno merenung dan mencetuskan lahirnya Pancasila,” ujar Lebu Raya seperti dilansir dalam siaran pers Humas Setda NTT yang diterima redaksi Terasntt.com, Senin (28/9/2015) petang.
Untuk menggelorakan semangat Pancasila yang kian layu akibat kemajuan teknologi saat ini, Lebu Raya berharap agar Pancasila diajarkan kembali pada semua jenjang pendidikan.
“Kita harus mempunyai komitmen yang kuat untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi negara karena itu diusulkan agar perlu dibentuk lembaga khusus yang akan mewadahi revitalisasi dan aktualisasi Pancasila,” katanya.
Sementara Ketua rombongan Wantimpres, Sidarto mengaku prihatin dengan nilai – nilai Pancasila yang telah terkikis dan hampir punah ditelan bumi.
“Saya sangat setuju Pancasila sebagai Idiologi bangsa penting untuk dihidupkan kembali,” katanya.
Ia mengatakan, kunjungan mereka ke NTT setelah sebelumnya di wilayah Kalimantan bertujuan untuk mendapatkan masukan dari daerah tentang pengamalan pancasila dan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mengembalikan pancasila sebagai idiolgi negara.
Saat diskusi berlangsung, peserta diskusi berharap agar Wantimpres dan Tim bekerja maksimal mengembalikan Pancasila sebagai idiologi negara yang akan membentuk karakter warga negara pada semua lapisan masyarakat.
Menurut peserta, dengan mengamalkan nilai-nilai pancasila maka kesejahteraan rakyat yang selalu diharapkan akan terjadi.
Gubernur NTT diakhir diskusi berharap agar Pancasila direvitalisasi dan diaktualisasi oleh semua pihak.
“Mari kita ramai-ramai melaksanakan Pancasila,” tutupnya.
Hadir pada kesempatan itu, Danrem 161 WS, Kabinda, Perwakilan Kapolda NTT, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Tokoh perguruan Tinggi, Para Guru dan utusan dari bengkel APEK.(*/mas)

Komentar