Home Humaniora Gubernur Minta Masyarakat & Pemerintah Bahu Membahu Menjaga NTT Tetap Negatif Covid-19

Gubernur Minta Masyarakat & Pemerintah Bahu Membahu Menjaga NTT Tetap Negatif Covid-19

412
0
SHARE

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang juga sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si ketika memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (4/4/2020).

Kupang, teras-ntt.com — Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta seluruh masyarakat bersama pemerintah, bergandengan tangan, bahu membahu menjaga NTT tetap negatif Covid-19. Masyarakat agar selalu mengikuti himbauan pemerintah pada setiap tingkatan untuk untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

Permintaan sekaligus himbauan Gubernur VBL ini disampaikan melalui Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang juga sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si ketika memberikan keterangan pers di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Marius, usaha dan upaya kerja keras yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTT dan seluruh infrastruktur pemerintahan di daerah dan masyarakat memberikan hasil yang signifikan. Karena itu, Gubernur VBL berharap agar Provinsi NTT negative Covid-19.

“ Untuk itu gubernur mengharapkan kepada seluruh rakyat NTT mudah -mudahan kita menjaga provinsi ini sehingga sampai kapan pun kita negatif virus corona. Kita saling bekerja sama; bergandengan tangan baik pemerintah maupun masyarakat dalam berbagai tingkatan,” tandasnya.

Marius mengatakan, wabah pandemic Covid-19 ini merupakan momentum untuk mewujudkan solidaritas kemanusiaan.

“ Bapak Gubernur mengharapkan seluruh masyarakat NTT saat ini untuk saling berpegangan tangan, bergandengan tangan mewujudkan solidaritas kemanusiaan. Kita harapkan seluruh masyarakat NTT dimanapun berada, di perkotaan, di pedesaan, di pantai-pantai, di gunung-gunung, di bukit-bukit atau atau dimanapun, mari kita mewujudkan solidaritas kemanusiaan. Kita saling mendukung sesama saudara kita yang ada dalam status ODP (Orang Dalam Pemantauan) atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” katanya.

Khususnya untuk status ODP dan PDP, Marius meminta dukungan moril dari seluruh rakyat NTT.

“ Berikanlah mereka dukungan moril dengan doa-doa kita. Memberi mereka harapan, jangan membuat mereka putus asa, jangan membuat mereka kehilangan arah, jangan membuat mereka kehilangan kehidupan. Karena ketika kita mengucilkan mereka apalagi mengolok-olok mereka saat itu sebenarnya kita sedang memberikan dia rasa putus asa, saat itu kita membuat mereka stres dan ketika mereka stres imunitasnya, kekebalan tubuhnya menurun dan penyakit mudah masuk kedalam dirinya, tidak harus corona tetapi juga penyakit-penyakit yang lain,” ujarnya.

Dr. Marius Ardu Jelamu,M.Si

Belum Ada Pemberitahuan dari Mabes Polri

Pada kesempatan yang sama bagian ketika dikonfirmasi wartawan terkait pemberitaan tentang calon perwira polisi yang diduga terpapar Covid-19, secara lugas Marius menegaskan, bahwa belum ada pemberitahuan dari Mabes Polri.

“ Menurut keterangan Humas Polda NTT belum ada pemberitahuan dari sana. Belum ada yang positif semua masih berproses diperiksa kesehatannya. Kita tahu untuk menentukan negatif atau positifnya seseorang dari sampel darah yang diperiksa secara laboratorium. Jadi belum ada pemberitahuan dari pusat dari Mabes Polri bahwa calon perwira polisi dari Polda NTT itu positif Covid-19,” tegasnya.

Ia menghimbau bagi warga masyarakat NTT yang ada di luar dan ingin kembali ke NTT agar dalam kondisi yang sehat.

“ Apabila ada warga NTT atau siapapun yang mau datang ke NTT, kalau masih dalam keadaan sakit terutama masih dalam situasi seperti ini sebaiknya diperiksa dulu, dicek secara medis. Pastikan dulu anda sehat. Setelah sehat baru kemudian kembali ke NTT,” pintanya.

“Jadi dengan cara ini sebetulnya, kita sedang memproteksi kehidupan kita semua. Memproteksi dari kehidupan 5,4 juta penduduk NTT. Karena itu, perlu kesadaran dari dalam diri. Bapak Gubernur sekali lagi mendorong kita semua supaya lakukan pengawasan sampai di tingkat Rukun Tetangga (RT). Karena RT merupakan struktur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat,” lanjutnha. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT/ m45)

Berikan Komentar Anda.