Home Daerah Gubernur minta Lemhanas Dukung NTT jadi Provinsi Kepulauan

Gubernur minta Lemhanas Dukung NTT jadi Provinsi Kepulauan

634
0
SHARE
Foto : Istimewa

KUPANG, Terasntt.com — Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta 22 orang peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVI, Lembaga Pertahananan Nasional (Lemhanas) mendukung NTT menjadi Provinsi Kepulauan. Pemohonana ini disampaikan saat rombongan Lemhanas yang
dipimpin Prof. DR. Sudaryono berkunjung ke Rumah Jabatan Gubernur NTT, Minggu (16/7/2017) malam.

Kunjungan tersebut dalam rangka mendapat masukan dari pimpinan daerah di NTT terkait tugas lapangan dari para peserta PPRA LVI.

Pada kesempatan itu Sudaryono, mengatakan, bahwa kunjungan lapangan para peserta PPRA LVI, dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas para peserta sebagai calon pemimpin masa depan. Mengingat tugas para peserta nantinya kedepan untuk memahami kondisi daerah dengan berbagai persoalan yang dihadapi, juga memecahkan berbagai permasalahan yang terdapat di provinsi Nusa Tenggara Timur.

” Kedatangan para peserta PPRA untuk berkontribusi bagi pembangunan di NTT, ” jelas Sudaryono.

Dikatakannya, kunjungan lapangan peserta PPRA LVI tahun 2017, diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi suksenya pembangunan di provinsi NTT khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Untuk itu, Sudaryono, memohon perkenanan Gubernur Frans Lebu Raya, menyampaikan gambaran dan informasi berkaitan dengan kondisi maupur perkembangan pembangunan di NTT.

” Kami mengharapkan kesediaan Bapak Gubernur untuk menyampaikan gambaran terkait perkembangan pembangunan di NTT yang nantinya dapat dijadikan sebagai bahan diskusi para peserta PPRA LVI,” tutur Sudaryanto.

Sementara Lebu Raya, dalam jamuan makan bersama dengan para peserta PPRA LVI, berkesempatan menguraikan secara lengkap tentang kondisi terkini di provinsi NTT. Gambaran yang disampaikan Gubernur Lebu Raya, dihadapan peserta PPRA LVI, terutama terkait dengan kondisi geografi, topografi maupun potensi daerah yang dimiliki.

Lebu Raya, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Lusia Adinda Lebu Raya dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menguraikan secara lengkap program prioritas pembangunan NTT, yaitu delapan agenda, enam tekad pemerintah provinsi NTT maupun program Desa Mandiri Anggur Merah.

Dijelaskan Lebu Raya, provinsi NTT yang dikenal sebagai provinsi kepulauan, hingga kini sedang diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan secara yuridis sebagai provinsi kepulauan.

” Mengingat NTT memiliki 1.192 pulau besar dan kecil maka kami sedang memperjuangkan untuk mendapatkann pengakuan secara yuridis sebagai provinsi kepulauan,” tegasnya.

Selanjutnya, kepada peserta PPRA LVI Lemhanas, Lebu Raya, meminta dukungan berupa perubahan status Badan usaha milik desa (Bumdes) uuntuk dijadikan Koperasi termasuk dukungan para peserta PPRA dalam memperkuat TNI/POLRI di wilayah perbatasan.

Para peserta PPRA LVI Lemhanas yang terdiri dari perwira menengah dan perwira tinggi TNI/Polri dan selanjutnya akan berkunjung ke DPRD NTT dan Polda NTT.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.