oleh

Golkar Institut Gelar Dikpol Di Kupang, Peserta 60 Orang

Kupang, teras-ntt.com — DPP Partai Golkar lewat Golkar Institut menyelenggarakan Pendidikan Politik (Dikpol) dan kebijakan publik secara nasional. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 7 – 9 Desember 2021 di 7 Provinsi termasuk NTT.

” Pelaksanaan Dikpol di NTT berlangsung di Hotel T-More dengan peserta 60 orang. 50 orang dari kader partai Golkar utusan DPD I dan II se NTT dan 5 orang dari masyarakat umum. Ke 60 peserta ini termasuk 30 persen kuota perempuan dan klasifikasi umur dibawah 40 tahun,” kata ketua panitia Anitha Blegur dalam jumpa pers di Kantor Golkar NTT, Senin (6/12/2021) petang.

Didampingi sekretaris panitia, Vincent Bureni, Ketua Golkar Institut Golkar NTT Acry Deodatus, Wakil Ketua bidang OKK DPD Golkar NTT Ans Takalapeta, Wakil Ketua bidang Media dan penggalangan Opini Frans Sarong, Anitha Belgur menjelaskan, bahwa Golkar Institut merupakan salah satu program DPP Partai Golkar yang salah satu kegiatannya menyelenggarakan pendidikan politik bagi kader dan masyarakat umum.

” Jadi ini penyelenggaraannya dari DPP Partai Golkar yang salah satu titik di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur. Kami sendiri sebagai panitia lokal dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Acry Deodatus mengatakan, bahwa Dikpol itu penting bagi para calon legislatif maupun kepala daerah.

” Politik itu harus tampil dan mencari tahu kemana layar anda akan pergi dan berusaha agar selalu berada di depan. Dikpol ini juga untuk memberikan kepekaan terhadap peserta agar kelak menjadi pemimpin berkualitas,” tegasnya.

Demikian juga Ans Takalapeta menjelaskan, bahwa Dikpol tersebut berlangsung secara nasional dan salah satu titik penyelenggaraan di Kota Kupang.

” Narasumbernya Nasional dan tiga narasumber lokal NTT yang ditentukan oleh DPP partai Golkar,” ujarnya.

Menurut Frans Sarong, para narasumber pada pendidikan politik tersebut bukan hanya dari kalangan politisi tetapi juga dari akademisi yang berkompeten.

” Kegiatan Dikpol ini merupakan bagian dari mempertahankan kematangan berpolitik bagi politisi Partai Golkar,” tandasnya.(mas)

Komentar