oleh

Golkar Gandeng BNI Dorong Pembentukan Digitalisasi UMKM NTT

KUPANG, teras-ntt.com —  Di masa pandemi covid-19 ini ekonomi nasional ikut terseret dan salah satu peluang untuk mengembalikan ekonomi saat ini melalui program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Golkar NTT melihat hal ini peluang ini dan lewat ketua Melki Laka Lena melalui Digitalisasi UMKM salah dari 8 program strategis partai menggandeng BNI’46 dan Balai POM Kupang mendorong pembentukan UMKM di Nusa Tenggara Timur untuk meningkatkan ekonomi NTT.

Komitmen yang dibangun Golkar NTT bersama BNI’46 dan Balai POM Kupang ini dipaparkan dalam rapat virtual yang dipimpin langsung Melki Laka Lena yang juga wakil ketua Komisi IX DPR RI, Rabu (15/9/2021) malam. 

Rapat ini dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Melchias Mekeng juga pimpinan BNI’46 Pusat Muin Fikri bersama Divisi Bisnis dan Program I Nyoman Astiawan serta kepala Balai BOM Kupang Thamrin Ismail selaku narasumber.

Dalam kesempatan itu Melchias Mekeng menegaskan, bahwa UMKM merupakan isu yang tidak ada habis – habisnya sejak jaman orde baru.

” Saat ini UMKM sudah jauh lebih diperhatikan oleh pemerintah baik dari sisi pendanaan, dari sisi infrastruktur dan aturan main. Sepanjang yang saya ketahui dari dulu dominasi sumbangan paling besar dalam pertumbuhan ekonomi kita adalah UMKM terutama untuk konsumsi rumah tangga dan selebihnya investasi besar yang dapat menyumbang pertumbuhan ekonomi kita. Sekarang terbukti, bahwa kondisi pandemi ini menghantam pertumbuhan ekonomi kita dan yang masih bisa bertahan adalah UMKM, karena disitulah segala kegiatan masyarakat paling bawah itu terjadi,” katanya.

Sementara Muin Fikri menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi NTT sebesar 4,22 persen, jika dilihat dari c-to-c semester I tahun 2020 ekonomi NTT bertumbuh  sebesar 2,18 persen.

Ekonomi NTT triwulan II 2021 didominasi oleh kategori alokasi makan minum sebesar 24,86 persen. Sedangkan di sisi pengeluaran kontribusi terbesar pada konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga sebesar 11,79 persen.

Pimpinan BNI pusat Muin Fikri

Menurut Muin potensi UMKM NTT meliputi industri garam, produksi daging sapi, kerbau dan domba, juga pembangkit tenaga Surya Alor, Sumba, Flores Timur dan Rote. Pengembangan panas bumi Flores dan produksi perkebunan.

” BNI sebagai agen of development  siap bersinergi dan menjadi mitra strategis Provinsi NTT dalam mengembangkan UMKM NTT Go Global,” uajarnya.

Sementara Nyoman Astiawan menambahkan, bahwa perjalanan Pemberdayaan UMKM BNI, meliputi fase produksi (go modern), fase proses (go digital), fase retail (go online) dan fase marketing (go export).

” Ini meliputi Peningkatan Kapabilitas Produksi UMKM, Digitalisasi proses, akses pasar online dan akses pasar ekspor,” tandasnya.

Mengakhiri rapat virtual ini, Melki Laka Lena memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada BNI yang siap mendukung UMKM di NTT secara maksimal.

” BNI yang ada bisa menjadi pintu masuk untuk mengkongkritkan UMKM di Nusa Tenggara Timur,” katanya.(mas)

Komentar