by

Fraksi Demokrat NTT Tolak Renovasi Gedung DPRD

KUPANG, Terasntt.com — Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan dana APBD 1 tahun 2018 untuk merenovasi Gedung DPRD NTT dan pembangunan Monumen Pancasila menuai pro dan kontrak anggota. Fraksi Demokrat dengan tegas menolak usulan itu karena lebih mengutamakan kepentingan masyarakat miskin.

” Fraksi Demokrat tolak renovasi gedung DPRD dan pembangunan Monumen Pancasila. Anggaran untuk kedua proyek ini sangat besar. Gedung DPR sendiri menelan dana Rp 120 miliar dan Monumen Pancasila Rp 47 miliar termasuk bantuan pihak ketiga. Kami tolak dan lebih fokus urus masalah kesehatan. Masih banyak ibu – ibu menggal saat melahirkan, masih banyak anak gizi buruk. Juga nasib guru – guru honor dan perdagangan manusia,” kata Ketua Fraksi Winston Rondo usai sidang paripurna, Senin (20/11/2017).

Ia menegaskan, bukan hanya dua proyek pembangunan tersebut, fraksi juga menilai pembangunan jalan dan jembatan juga tidak urgen karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Fraksi Ampera Seke Selan, bahwa keputusan Demokrat menolak pembangunan gedung DPRD NTT dan Monumen Pancasila sangat beralasan, karena masih banyak masyarakat miskin yang membutuhkan perhatian Pemerintah.

” Kita mengutamakan kepentingan rakyat. Jadi program yang bersifat pencitraan kita tolak,” tegasnya.

Menurut Winston dan Ampera dana APBD 2018 terkuras habis untuk Pilgub.

” PAD kita hanya Rp 1 triliun sebagiannya digunakan untuk Pilgub, termasuk pengamanan TNI dan Polri hingga Rp 500 miliar. Ini sangat besar jadi
kita menolak pembangunan fisik untuk lebih fokus pada kepentingan masyarakat secara langsung. Kita harus fokus urus manusia, tidak adil sama raykat miskin, pada ibu hamil, anak kurang gizi, tenaga honor dan masyarakat lain yang membtuhkan perhatian pemerintah,” tegas Winston.(mas)

Comment

Berita Terbaru