Home Nasional FKF NTT Desak Pemerintah Bubarkan FPI

FKF NTT Desak Pemerintah Bubarkan FPI

1336
0
SHARE
Foto : Thomas Duran

KUPANG, Terasntt.com — Brigade Meo NTT, GP Ansor NTT, Parade NTT, GMNI Cabang Kupang, BEM Staken NTT, Hikmar Kupang, Imper Kupang, Forum Kebhinekaan, BEM Unika dan F Prodem yang tergabung dalam Forum Kemajemukan Flobamorata (FKF) NTT mendesak Pemerintah Pusat membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Forum ini dinilai selalu melakukan kekerasan dalam setiap aktivitasnya hingga upaya menghancurkan persatuan nasional.

Demikian salah satu tuntutan massa FKF NTT melalui pernyataan sikap yang disampaikan koordinator FKF NTT, Adi WF. Ndy saat menggelar demo di jalan El Tari tepatnya di pintu masuk Gedung DPRD NTT, Kamis (17/11/2016).

Ratusan massa yang sebelumnya terkonsentrasi di Taman Nostagia Kota Kupang, yang kemudian ditemui Gubernur NTT bersama unsur Forkompinda itu terus berorasi sambil bergerak menuju Gedung DPRD NTT. Mereka juga membawa serta Poster dan spanduk yang bertuliskan ” Adili dan bubarkan FPI”, juga mengutuk aksi teror bom dan usut tuntas serta adili pelaku teror bon samarinda.

Dalam orasinya masing – masing elemen menyatakan kekuatirannya akan tindakan FPI yang mengatasnamakan agama untuk mengadu domba dan memecabelah NKRI.

FKF NTT merangkum orasinya menjadi 12 poin pernyataan yang dibacakan sebelum mengakhiri demo yang disaksikan masyarakat, juga Wakil Ketua DPRD NT, Gabriel Beri Bina.

Ke 12 poin pernyataan sikap tersebut antara lain, menolak segala bentuk praktek politik rasis dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Mengutuk para politisi busuk yang menggunakan politik rasis untuk mencapai kepentingan politik yang bersekutu dengan organisasi fundamentalis dan radikal berjubahkan agama.

Selain itu, mereka juga meminta bubarkan FPI yang melakukan kekerasan dalam setiap aktivitas serta berupaya menghancurkan persatuan nasional.
Menyatakan secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa FPI adalah bahaya laten nasional sehingga harus selalu waspada.

Juga meminta agar, tangkap dan adili pimpinan FPI, Habib Rizieq, Munarman dan lain yang menyebar permusuhan, kebencian dan intoleransi antar umat beragama.
Demikian juga, tangkap dan adili Ahmad Dhani yang melakukan penghinaan terhadap Presiden RI sebagai kepala negara, juga tangkap dan adili Bumi Yani, serta mengutuk tindakan teror dan pengeboman Gereja Oekumene, Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur dan mendesak pihak berwenang mengusut tuntas kasus tersebut.

Wakil Ketua DPRD NTT, Gabriel Beri Bina yang menerima massa pendemo tersebut, menyatakan dukungan penuh kepada FKF NTT untuk menujukan kebhinekaan yang terjalin baik di NTT.

” Kami mendukung semua upaya FKF untuk kepentingan bangsa dan negara ini. NKRI harga mati dan NTT adalah NKRI,” tegasnya.(raf/mas)

Berikan Komentar Anda.