oleh

Dua Warga Timor Leste, Tewas Dalam Sel Imigrasi di Atambua

ATAMBUA,Terasntt.com — Dua warga Negara Timor Leste, Julio Roberts Correia (33) dan Martha Jose Mandocha (25) ditemukan tewas dalam Sel Imigrasi di Atambua, Jumat (4/9/2015). Keduanya ditemukan petugas Imigrasi dalam posisi yang berbeda.
Martha berada diatas tempat tidur, sementara Julio tergantung di pintu kamar dengan seutas tali terlilit pada lehernya.
Sebelumnya, kedua warga asal Negara Timor Leste ini ditangkap pihak Kepolisian Polres Belu di Haliulun Wilayah Belu pada hari Kamis, 3 Sepmtember 2015 dan kemudian diserahkan ke pihak Imigrasi untuk mengurus kelengkapan dokumen mereka.
Salah satu keluarga korban Martha, Antoni da Silva ketika di temui di RSUD Atambua, menuturkan, bahwa pada tanggal 6 Agustus 2015 dirinya mendapat informasi dari keluarga di Timor Leste, Martha di bawa kabur oleh Julio.
“ Selama ini kami mencari mereka tetapi tidak ditemukan. Da hari Rabu, 2 September 2015, saya bersama keluarga melaporkan kasus tersebut ke Polres Belu, bahwa Julio warga Timor Leste telah membawa kabur keponakan kami menuju Haliulun, Wilayah Indonesia, dan keesokan harinya tanggal 3 September 2015, saya bersama pihak Kepolisian berhasil menangkap keduanya di Haliulun lalu membawa mereka ke Polres Belu untuk diperiksa. Saya berpikir setelah itu mereka dipulangkan. Keduanya diantar ke Kantor Imigrasi untuk mengurus kelengkapan dokumennya dan kembali ke Timor Leste, namun ternyata keduanya ditahan di sel Imigrasi,” katanya.
Menurut da Silva, saat mengurus dokumen itu petugas Imigrasi meminta sejumlah uang.
” Saya selaku om dari Martha merasa permintaan pihak Imigrasi itu tidak bisa dipenuhi, sehingga kemungkinan mereka stres dan mengakhiri hidup dengan cara seperti itu,” ujarnya. Pantauan terasntt, kedua jenasah langsung dievakuasi tim identifikasi bersama anggota Polres Belu ke Kamar Mayat RSUD Atambua untuk divisum.
Kondisi ini membuat aparat Polres Belu melakukan mengawalan ketat sebelum menyerahkan kembali kedua jenazah ke pihak keluarga.(Ino)

Komentar