oleh

Dua Anak Dibawa Umur Asal TTS Kabur Dari Rumah

SOE, TN — Dua anak dibawah umur asal Desa Bonleu, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Marlis Tefa (15) dan Dina Mariana Fallo (17) kabur dari rumahtidak. Mereka diduga sebagai korban perdagangan orang atau human trafficking.
Seorang keluarga korban, Yumeding Fobia kepada TN di SoE, Rabu (15/7/2015), meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) TTS untuk membantu mencari tahu keberadaan kedua anak tersebut sekaligus memulangkan mereka.
” Kami berharap peran pihak pemerintah agar kedua anak kami bisa pulang dan melanjutkan sekolah. Kami tidak tahu mereka direkrut oleh siapa. Tiba – tiba mereka menghilang dari rumah sejak tanggal 21 April 2015 lalu. Kami menduga ada oknum yang membujuk dan membawa mereka keluar NTT,” katanya.
Selian pemerintah, Fobia juga agar Kapolres TTS, Kapolda NTT bisa membantu dan serius memproses kasus yang mereka laporkan pada tanggal 29 Juni 2016 lalu.
” Kami sudah laporkan di Polsek Kapan. Kami juga minta kepada bapak Kapolres dan Kapolda NTT untuk memprioritaskan penanganan kasus dugaan perdagangan orang yang menimpah keluarga saya,” ujarnya.
Pada tempat berbeda, Kapolres TTS ABKP I Ketut Adnyana Putra, mengatakan bahwa penyidik sudah memeriksa 7 orang saksi masing-masing ibunda dari kedua korban yaitu Mediana Klaenoni dan Welmince Fallo, Melianus Olla, Sofia Paul (istri dari Melianus Olla), Armen Mamo, Rongki Tfuakani dan Juna Nome.
Selanjutnya, kata Putera penyidik akan mengagendakan pemanggilan terhadap pemimpin PT. Vio-Vio Ken Kencana Mandiri berdasarkan pengakuan Rongki Tfuakani dimana dia mengantar kedua korban.(k2)

Komentar