oleh

DPW PPP NTT Bahas Partisipasi Masyarakat

KUPANG, Terasntt.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak pada delapan kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), 9 Desember 2015 mendatang, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)menggelar seminar yang bertajuk upaya meningkatkan partispasi politik masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berkebangsaan dan bernegara di Hotel On The Rock Kupang, Rabu (30/9/2015) kemarin.
Kegiatan yang dihadiri masyarakat dan para kader PPP itu menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya anggota KPU Kota Kupang, Dany Ratu dan ketua OKK PPP, Abulama Hoda.
Ketua Panitia Pelaksana, Ilyas Bebe di sela-sela kegiatan itu mengatakan, penyelenggaraan seminar itu merupakan salah satu agenda DPW PPP dan terinspirasi oleh situasi politik saat ini.
Saat ini menurutnya, tingkat kepercayaan masyarakat kepada para wakil rakyat yang adalah produk partai politik alami penurunan.
Untuk memulihkan kepercayaan public kata dia, PPP perlu memberikan pendidikan politik kepada warga khususnya hal-hal yang berkaitan dengan tugas Parpol.
“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah menjelaskan kepada masyarakat tentang peran partai politik di tengah masyarakat dalam menentukan kebijakan pemerintahan. Ini untuk mencerdaskan masyarakat dalam menentukan pilihan terhadap pemimpin yang berkualitas, serta membekali masyarakat tentang pendidikan berpolitik,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kegiatan itu dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam berpolitik sehingga kelak dapat memilih wakil rakyat/eksekutif dengan menggunakan akal sehat dan tidak terjebak dalam tindakan-tindakan pragmatis.
Sementara Ketua DPW PPP NTT, Djainudin Lonek mengatakan, pendidikan politik merupakan kegiatan rutin yang dilakukan DPD PPP. Hal itu kata dia, sesuai perintah undang-undang dan konstitusi yang mewajibkan setiap partai politik untuk mencerdaskan masyarakat.
Ia berkeyakinan, bila semua partai politik memberikan pendidikan politik kepada konstituenya dipatsikan tidak ada masalah yang akan timbul dalam setiap pesta demokrasi, baik pemilihan legislative, Pilkada, maupun Pilpres.
“Partisipasi politik masyarakat merupakan salah satu bentuk aktualisasi dari proses demokratisasi. Karena itu seminar ini diharapkan dapat memberi edukasi politik bagi masyarakat. Sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama, terciptanya masyarakat adil dan makmur dapat terwujud,” katanya.(rif)

Komentar