Home Politik DPRD Setujui Tiga Ranperda, Satu Tertunda

DPRD Setujui Tiga Ranperda, Satu Tertunda

877
0
SHARE
Foto : Istimewa

KUPANG, Terasntt.com –Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diusulkan Pemerintah Provinsi (pemprov) NTT, disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Sementara Ranperda inisiatif DPRD NTT tentang Penyelenggaraan Sistem Kesehatan Daerah, ditunda sambil menunggu proses konsultasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Jakarta.

Hal ini tertuang dalam berita acara persetujuan bersama yang ditandatangani Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Benny A. Litelnoni dan Ketua DPRD NTT H. Anwar Pua Geno.

Berita acara itu, ditetapkan dengan Keputusan DPRD NTT, nomor: 13/DPRD/2017, tanggal 12 Oktober 2017.

Persetujuan bersama itu ditetapkan setelah fraksi-fraksi di DPRD NTT menyampaikan pendapat akhirnya dalam rapat paripurna kesembilan masa persidangan ketiga yang dipimpin langsung Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno dihadiri 40 orang anggota dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT serta kelompok pakar dan tim ahli, di Aula Utama DPRD NTT, di Kupang, Kamis (12/10).

Tiga Ranperda tersebut masing – masing, tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi NTT tahun 2017 – 2037, tentang Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Provinsi NTT dan Ranperda tentang Pencabutan beberapa Ketentuan dalam Perda Provinsi NTT nomor 8 tahun 2010 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Sembilan Fraksi yang menyetujui Ranperda tersebut adalah fraksi Partai Demokrat, fraksi PDIP, fraksi Gerindra, fraksi Partai Hanura, fraksi Partai NasDem, fraksi PAN, fraksi PKB, fraksi Keadilan dan Persatuan dan fraksi Partai Golongan Karya.

Sedangkan perda inisitif DPRD tentang Penyelenggaraan Sistem Kesehatan Daerah, masih dikonsultasikan ke Kemendagri RI, di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Benny A. Litelnoni, mengatakan sangat memberikan apresiasi kepada pihak Dewan yang telah berupaya dan bekerja keras mulai dari rapat komisi, rapat fraksi bersama Bapemperda hingga berakhirnya proses penetapan perda.

Lanjut Wagub, berbagai dinamika yang berkembang melalui rapat-rapat tersebut hendaknya menjadi perhatian pemerintah dalam mengusulkan ranperda pada waktu akan datang.

Sementara Anwar Pua Geno, juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan pihak Pemerintah yang telah bersama Dewan bekerja menyelesaikan tiga Ranperda hingga pada penetapan. Kerja keras ini, kata Anwar, menjadi satu komitmen yang kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di NTT.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.