Home Politik DPRD Sebut Pustu di Kabupaten Kupang Dihuni Hantu

DPRD Sebut Pustu di Kabupaten Kupang Dihuni Hantu

1635
0
SHARE
Foto : Istimewa

OELAMASI, Terasntt.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang merasa miris dengan pelayanan kesehatan Kabupaten Kupang. Pasalnya, banyak puskesmas pembantu di wilayah itu tak ditempati petugas kesehatan.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Kupang, Daud Ullu kepada wartawan di gedung DPRD Kabupaten Kupang, Senin (25/7).
Untuk itu, Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dimintanya agar mendistribusikan tenaga medis berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menumpuk di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke puskemas Pembantu (Pustu) yang belum memiliki tenaga medis.
“Berdasarkan hasil temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang menemukan begitu banyak pustu di Kabupaten Kupang belum ditempati petugas medis, sementara di Puskesmas dekat pusat pelayanan pemerintahan begitu banyak petugas medis. Kami berharap sebagian petugas medis itu didistribusikan ke Pustu-pustu dan puskesmas di pedesaan,” katanya.
Menrutnya, masyarakat di Kabupaten Kupang di pelosok desa sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang dilakukan petugas medis, namun karena ketiadaan petugas sehingga masyarakat yang sakit harus datang ke RSUD Naibonat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Masyarakat datang dari kampung-kampung di Kabupaten Kupang dengan mengeluarkan biaya yang besar untuk transportasi, padahal jika ada petugas di Pustu tentu dapat menekan biaya yang dikeluarkan masyarakat,” kata Anton Natun.
Pemkab Kupang dimintanya agar membatasi jumlah tenaga-tenaga sukarela yang non medis di Puskesmas dan Pustu dan lebih memperhatikan tenaga medis untuk diperbantukan secara merata di Puskesmas dan Pustu agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih maksimal.
“Pendistribusian tenaga medis yang berstatus PNS secara merata ke semua pustu sangat penting, karena sampai saat ini masih terdapat pustu yang yang tidak memiliki tenaga medis,” tandasnya.
Selain mendistribusikan petugas lanjutnya, Pemkab Kupang juga diingatkannya agar melengkapi kekurangan fasilitas pendukung pada puskesmas maupun Pustu seperti listrik untuk kelancaran pelayanan emergency, kursi, meja maupun peralatan medis dan fasilitas rumah tunggu bagi pengunjung yang datang berobat.(parlemennews/bet)

Berikan Komentar Anda.