oleh

Dorong Bakat Kaum Muda, ESI NTT Gelar Turnamen Game Esports

Kupang, teras-ntt.com — Untuk mendorong bakat dan prestasi kaum muda, Pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar turnamen game Esports Gubernur Cup season II. Turnamen yang berlangsung selama empat hari ini memperebutkan hadiah uang senilai Rp. 80.000.0000. 

Kepada teras-ntt.com, Sabtu (20/11/2021), Ketua Panitia Gubernur cup 2021, Maria Jenny Claudyanti Johandra Besin mengatakan, bahwa Gubernur cup 2021 season II ini akan diadakan selama empat hari dibagi dalam 2 sesi, Online dan Offline. Sesi online dibuka saat kualifikasi tim tanggal 5-9 Desember. Sedangkan sesi offline dibuka tanggal 12-15 Desember 2021. 

Turnamen ini, kata Jenny, memperlombakan lima jenis game yakni Pubg, Lokapala, Mobail Legend Free Fire, dan PS yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 80.000.0000. Panitia persiapan memfokuskan kegiatan tersebut pada saat turnamen offline. Untuk hari pertama pembukaan, dilanjutkan dengan turnamen Mobail Legend dan Lokapala. Hari kedua Free Fire, hari- ketiga PUBG, dan hari keempatnya PS merupakan hari terakhir sesi offline. 

Karena diadakan secara offline, lanjut Jenny,  sesi ini tetap berjalan sesuai protokol kesehatan. Pihak panitia akan melakukan pengecekan suhu, mewajibkan penonton dan peserta menggunakan masker dan menjaga jarak. Dan penonton akan diberlakukan pembatasan sekitar 150 orang. 

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya  turnamen Gubernur cup season I juga pernah diselenggarakan tahun lalu di aula Kantor Gubernur. Sementara season II kali ini juga akan diadakan di tempat yang sama. 

“Esports Nusa Tenggara Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Game Esports sebagai wadah untuk kaum muda atau para atlet di NTT untuk menyalurkan bakat dan minat mereka dengan mendongkrak pengetahun perkembangan teknologi modern di NTT dan peningkatan prestasi. Esports sendiri sudah menjadi cabang olahraga yang sudah banyak digemari bukan hanya di Indonesia tapi sudah mendunia. Hal tersebut bisa jadi peluang besar bagi kaum muda untuk meraih keberhasilan mereka melalui esport,” kata Jenny. 

Komentar