oleh

Dinkes Curigai Air di Kota Kupang Tak Higenis

KUPANG, Terasntt.com – Selama musim kemarau berlangsung menyebabkan debit pada sejumlah sumber alami penurunan. Penurunan tersebut rawan tercemar ecolli.
Dinas Kesehatan Kota Kupang mencurigai air yang dialirkan saat ini rawan tercemar bakteri ecolli.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr.Ary Wijana kepada wartawan di Kupang, Sabtu (26/9/2015).
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang ini menjelaskan, musim kemarau yang berlangsung saat ini menyebabkan debit sejumlah sumber alami penurunan.
Selain itu tambahnya, jaringan distribusi yang bocor cukup rentan dengan mausknya bakteri ecolli.
“Kami sering lakukan test laboratorium kalau kedapatan ecolli langsung dilakukan kaporitisasi. Kami menyiapkan kaporit secara cuma-cuma di Puskesmas,” kaanya.
Selain menguji kelayakan air yang disalurkan lanjutnya, Dinkes Kota Kupang juga melakukan uji terhadap air yang dijual pada sejumlah depo air minum di Kota Kupang.
Menurutnya, hasil pengujian yang dilakukan pihaknya belum lama ini ditemukan, dari 600 depo pengisian air di Kota Kupang terdapat delapan depo yang disimpulkan tidak memenuhi syarat.
“Dalam monitoring depot air minum kami tidak memiliki niat untuk menutup usaha seseorang. Kalau ditemukan tidak memenuhi standar akan diminta supaya pemilik lakukan perbaikian. Kalau tidak ditanggapi maka sertifikat sertifikat layak sehat tidak diberikan,” katanya.
Ketua komisi IV DPRD Kota Kupang, Livingston Ratu Kadja yang ditemui secara terpisah meminta Dinkes agar terus memantau serta mengawasi air minum yang ada di Kota Kupang.
“Iklim ekstrim yang terjadi belakangan ini memunculkan beragam penyakit, terutama infeksi saluran pernafasan dan demam berdarah,” ujarnya.(rif)

Komentar