by

Dinilai Lamban, Ayub Titu Eki Sentil Pembangunan Ruas Jalan Poros Tengah

OELAMASI, Terasntt.com — Bupati Kabupaten Kupang, Ayub Titu Eki, menanyakan pembangunan ruas jalan poros tengah yang membuka isolasi tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Kupang, lima kecamatan di Kabupaten Timor Tengah  Selatan (TTS), dan beberapa wilayah di Timor Tengah Utara (TTU). Jalur ini juga membuka akses menuju perbatasan Oekusi, Timor Leste.
Bupati Kupang dua periode itu menyampaikan hal ini kepada wartawan di Kupang, Jumad (31/3/2013).

Pasalnya, Titu Eki mengatakan, semua jalur jalan menuju perbatasan sesuai instruksi presiden Jokowi sudah harus rampung pada tahun 2019. Ironisnya, hingga saat ini, jalur yang menyandang  status Jalan Strategis Nasional dengan panjang total 159,2 kilometer ini baru dikerjakan sekitar 30 kilometer sejak 2014.

” Tahun ini tambahannya hanya dua kilometer saja. Berarti apa mungkin bisa selesai tahun 2019 ?, Ini yang sangat disesalkan,” kata Titu Eki.

Ia sangat menyayangkan ketika kawasan kantong Oekusi, Timor Leste, ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Eksklusif oleh pemerintah setempat, pembangunan ruas jalan di daerah ini malah diperlambat.

“ Sementara di Oekusi, Timor Leste itu sekarang dibangun kawasan ekonomi eksklusif dengan lebar jalan 40 meter, lalu bagaimana dengan wajah kita di daerah perbatasan ?,” tanya Titu Eki ironis.

Sebelumnya, Titu Eki juga beberapa kali bersurat kepada presiden agar jalur jalan poros tengah yang berstatus Jalan Strategis Nasional ditingkatkan menjadi Jalan Nasional. Hal ini dilakukan agar biaya kerusakan juga dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“ Saya baru bersurat kepada presiden. Jika sampai tahun depan presiden belum merespon, saya akan terus bersurat sampai habis masa jabatan saya. Karena ini bukan kepentingan saya pribadi, bukan kepentingan Kabupaten Kupang saja, tapi ini kan kepentingan bangsa. Karena ini melewati batas negara dengan Oekusi yang sudah memilki bandara internasional,” katanya.(aag)

Comment

Berita Terbaru