oleh

Dinas PPO Pantau Penyaluran Dana Bos TTS

SOE, Terasntt.com – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menerjunkan tim manajemen dan pengawas ke seluruh kecamatan untuk memantau persiapan pencairan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas PPO TTS, Drs. Edison Sippa, M. Si kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2015).

Menurutnya, tim tersebut bertugas memotivasi agar pengurusan laporan dan RKS dipercepat sehingga pencairan dana bos dapat dilakukan secepatnya.

Ia mengatakan, pihaknya menerjunkan tim khusus ke kecamatan menyusul masih banyak sekolah-sekolah yang pencairan dana bos-nya terlambat.

Keterlambatan itu menurutnya, disebabkan karena banyak Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang belum sepenuhnya memahami cara pembuatan laporan dan pembuatan RKS ( Rencana Kegiatan Sekolah).

“Kita sudah kirim tim manajemen dan pengawas ke tiap-tiap kecamatan untuk memberikan motivasi kepada Kepala Sekolah dan bendahara untuk kelancaran pencairan dana,” katanya.

Ketidakpahaman para kepsek dan bendahara dalam membuatan sistem pelaporan dan penyusunan RABS ungkapnya, terlihat dari banyaknya sekolah-sekolah yang belum mencairkan dana bos karena terkendala dengan pelaporan dan penyusunan RKS.

Sementara Kepala Bank NTT Cabang Soe, Benny Pellu yang ditemui secara terpisah di ruang kerjanya, Selasa (29/9) mengatakan, pihaknya tidak akan mencairkan dana bos bila para Kepsek dan bendahara penerima dana bos tidak menyertakan rekomndasi dari Kepada Dinas PPO Kabupaten TTS.

“Kita tidak akan mencairkan dana bos kalau kepsek dan bendahara belum mendapat rekomandati dari Kepala Dinas,”tegas Benny Pellu.

Ia mengakui, hingga saat ini masih banyak sekolah di TTS yang belum mencairkan dana bos. Bahkan kata dia, ada sekolah yang belum mencairkan dana BOS sejak tahun 2011.

“Masih banyak sekolah-sekolah yang belum mencairkan dana bos. Ada yang dari tahun 2011 sampai 2015 ini,”jelas Benny.

Dana tersebut tambahnya, ditransfer lansung dari pusat ke rekening sekolah masing-masing. Untuk itu, pihak sekolah yang belum mencairkan dana bos diharapkannya supaya segera memprosesnya agar dana tersebut segera dicairkan.

“Bank NTT siap untuk melayani asalkan sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dalam pencairan dana bos,” harapnya.(pal)

Komentar