oleh

Diancam ISIS, Pemerintah Kosovo Setop Aliran Air

Pristina, CNN Indonesia ‐‐ Puluhan ribu warga Kosovo harus hidup tanpa air setelah pemerintah menyetop persediaan air dari danau Badovc, menyusul ancaman ISIS, pada Sabtu (11/7) pagi.

Penyetopan dilakukan setelah lima orang ditangkap karena diduga terkait dengan ancaman racun di dalam danau tersebut.

“Saat ini, kami sedang memeriksa kualitas air dan kami tidak akan membuka persediaan sampai hasil pengecekan benar-benar bersih,” ujar juru bicara Perusahaan Penyedia Air, Arjetu Mjeku, dikutip Reuters.

Pilihan Redaksi
China Tuduh Turki Dorong Muslim Uighur Jadi Militan
ISIS Klaim Pengeboman Konsulat Italia di Kairo
Pemimpin ISIS di Afghanistan Tewas Akibat Serangan Udara AS
Sebelumnya, anggota ISIS asal Kosovo muncul dalam sebuah video propaganda. Mereka mengklaim akan melakukan serangan dengan menargetkan kantung persediaan air Kosovo dalam waktu dekat.

“Jika kalian bisa, ambil racun dan masukkan ke dalam makanan atau minuman mereka. Buat mereka mati karena keracunan, bunuh mereka di manapun mereka berada. Kalian pasti bisa,” ujar salah satu pria dalam video tersebut.

Petugas kepolisian Kosovo kemudian melihat tiga orang pria yang mencurigakan berada di dekat danau Badovc. Ketiganya ditahan atas dugaan tindakan terorisme.

Sementara itu, dua terduga lainnya juga ditahan setelah ditemukan di tempat lain pada keesokan hari.

Danau Badovc telah menjadi kantung persediaan air bagi 100 ribu warga Pristina. Sebanyak 40 persen ketersediaan air di ibu kota ini bergantung kepada danau tersebut.

Pada Agustus lalu, otoritas keamanan Kosovo menangkap lebih dari 40 orang yang diduga berencana pergi ke Suriah untuk bergabung bersama ISIS.

Sejauh ini, sekitar 100-200 warga Kosovo diduga telah meninggalkan negara dan pergi menuju Irak dan Suriah demi mendirikan negara kalifah Islam.

Komentar