oleh

Dewan Tolak sumur Bor, Pemkot Pasrah

KUPANG,Terasntt.com – Pemerintah Kota Kupang pasrah dengan tidak diakomodirnya anggaran untuk pembangunan sumur bor di Tahun Anggaran 2015 dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kupang TA.2015.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Beny Sain didampingi Kepala Bidang Cipta Karya, Viktor Muabana kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2015).
Ia mengatakan, rencana pembangunan sumur bor untuk mengatasi persoalan air bersih warga tidak dapat dilaksanakan tahun ini.
“Salah satu langkah strategis dalam mengatasi masalah kekeringan yang melanda Kota Kupang dan sekitarnya dengan membuka sumber air baru yakni sumur bor. Ini hasil koordinasi antara PDAM Kota Kupang dengan Dinas PU sebagai pelaksana teknis tetapi belum bisa terjawab tahun ini,” kata Beny.
Menurutnya, anggaran untuk kegiatan itu telah diusulkan pihaknya dalam perubahan APBD TA.2015 namun tidak terjawab akibat ketersediaan anggaran yang tidak mencukupi dan baru bisa direalisasikan di tahun 2016 mendatang.
“Baru bisa terjawab tahun depan dengan demikian pelaksanaannya baru bisa dilakukan tahun depan. Sesuai rencana akan diangun lima unit sumur bor,” katanya.
Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih warga kata dia, saat ini pihaknya mengoptimalkan pelayanan tengki gratis.
“Sebagai langkah penanganan yakni dengan memberikan pelayanan melalui mobil tengki yang ada di Pemkot. Pelayanan menggunakan tangki ini belum bisa dilakukan saat ini karena puncak kemarau sekitar minggu kedua dalam bulan ini baru terasa. Lokasi yang akan dilayani nantinya berdasarkan titik yang telah indentifikasi oleh PDAM dan BPBD Kota,” tuturnya.
Komis IV DPRD Kota Kupang, Merry Salouw yang ditemui secara terpisah mengatakan, pihaknya tidak dapatan mengakomodir anggaran untuk sumur bor disebabkan karena ketersediaan anggaran yang minim.
“Kami dari komisi IV sangat mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pelayanan public tetapi disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” katanya.(rif)

Komentar